DetikHot

movie

Bermulut Kompor, Deadpool Bisa Kalahkan Musuh Hanya dengan Bicara

Senin, 14 Mei 2018 16:12 WIB  ·   Nugraha - detikHOT
Bermulut Kompor, Deadpool Bisa Kalahkan Musuh Hanya dengan Bicara Foto: Adegan di syuting 'Deadpool 2' (imdb)
Jakarta - Deadpool mungkin telah begitu terkenal oleh penggambaran Ryan Reynolds. Tapi karakter itu populer dalam komik selama beberapa dekade sebelumnya.

Jauh sebelum film pertamanya keluar pada 2016, Deadpool telah dikenal dengan tingkah konyolnya. Ada beberapa fakta mengenai sosok sang antihero. Salah satunya mengenai Reynolds yang membintangi sosok tersebut karena sama-sama berasal dari Kanada.

Beberapa dekade lalu, muncul kabar mengenai Deadpool yang terinspirasi oleh Deathstroke DC. Pencipta Deadpool, Rob Liefeld disebut meniru penampilan bahkan senjatanya. Mereka sama-sama membawa dua pedang ninja di belakang punggung. Tapi Deathstroke merupakan karakter yang jauh lebih suram, ia dikenal sebagai musuh Batman.

Deadpool bukanlah antihero yang memiliki gaya seperti Joker, meski keduanya sama-sama gila. Deadpool punya pikiran strategis yang brilian, bahkan juga mencintai anak-anak dan hewan. Itu nilai tambah yang membuat kita lebih mudah mencintainya.

Deadpool memiliki ciri khas yang aneh. Ia bakal terus mengejek karakter lain, budaya pop dan kehidupan secara umum. Mulut kompornya bahkan menjadi senjata terbesar. Dalam komik, ia diceritakan berhasil mengalahkan Galactus, yang merupakan salah satu makhluk paling kuat di alam Marvel, hanya dengan berbicara.

Dalam film perdananya, sosok Wade Wilson dikisahkan menjadi gila setelah berubah jadi mutan. Sebelumnya, kanker telah menyebar ke seluruh tubuhnya dan ada tumor di otaknya yang membuatnya seperti itu. Ia tiba-tiba memiliki kekuatan penyembuhan dan gara-gara itulah Deadpool bisa punya kekuatan untuk tetap hidup.

Ia pada dasarnya abadi berkat kekuatan mutan dan kemampuan penyembuhan tersebut. Deadpool pun akan terus menghibur dan mengganggu kita selamanya.

Tapi di dalam hatinya, Deadpool punya rasa sedih yang sulit dilupakan. Kesembronoan hanyalah topeng yang dikenakannya untuk menjaga dirinya, tak hanya terhadap orang lain, tapi juga untuk dirinya sendiri. Ketika ia membuka topeng, ia dengan segera dikuasai depresi.

Di antara fakta-fakta itu, Deadpool ternyata sangat mengidolakan Captain America. Cap adalah satu-satunya superhero yang Deadpool hormati. Apakah rasa hormatnya itu ironis?



(nu2/nu2)

Photo Gallery
1 1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed