Film animasi 'The Breadwinner' menjadi film pembuka dari rangkaian acara Europe On Screen 2018. Ini adalah kali pertama film animasi membuka festival yang diadakan berkala setiap tahun tersebut.
'The Breadwinner' merupakan film animasi asal Irlandia besutan sutradara Nora Twomey. Film berdurasi 94 menit tersebut diangkat dari kisah yang terdapat dalam novel karya Deborah Ellis.
Menurut Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, Kyle O'Sillivan, 'The Breadwinner' merupakan film yang tepat untuk dipilih sebagai pembuka. Sebab, isu yang diangkat dari film tersebut sangat relevan bagi semua khalayak.
Foto: dok. Europe On Screen 2018 |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berlatar belakang di Afganistan, film tersebut berkisah tentang tokoh bernama Parvana, seorang anak perempuan yang hidup dalam masyarakat patriarkal.
Di dalam film itu digambarkan, tokoh Parvana hidup di bawah aturan Taliban, perempuan tidak diperbolehkan keluar rumah tanpa laki-laki. Semenjak ayahnya ditangkap tanpa alasan yang jelas, Parvana terpaksa harus menyamar menjadi laki-laki untuk menafkahi keluarganya.
Dalam mengarungi petualangan dan kehidupannya yang menantang, Parvana membuat sebuah dongeng untuk menguatkan dirinya sekaligus menghibur hatinya. Dongeng tersebut ia ceritakan kepada adiknya dan teman perempuan sebayanya yang juga menyamar sebagai laki-laki.
Selain diputar pada acara pembukaan, 'The Breadwinner' juga akan diputar untuk umum pada 9 Mei 2018 di IFI Jakarta, Thamrin, Jakarta Pusat.
Festival film Europe On Screen 2018 akan berlangsung mulai dari 3 hingga 12 Mei 2018. Selain 'The Breadwinner', ada sejumlah film lainnya yang akan ditayangkan, yakni 'My Big Night', 'A Serious Game', 'Land of Mine', 'A Date for Mad Marry', 'Robinson Crusoe', 'Paddington 2', dan lain-lain.
"Kami juga memiliki dua hal yang kami jadikan sajian utama, yakni film-film berserta pameran karya Ingmar Bergman dan film dokumenter tentang keluatan yang menampilkan pentingnya untuk menjaga lautan dan bumi," kata Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend, di kesempatan yang sama. (srs/doc)












































Foto: dok. Europe On Screen 2018