DetikHot

movie

Marvel Buka Kesempatan Munculkan Sosok Superhero dari Indonesia

Selasa, 07 Nov 2017 11:55 WIB  ·   Dyah Paramita Saraswati - detikHOT
Marvel Buka Kesempatan Munculkan Sosok Superhero dari Indonesia Foto: doc.Marvel
Jakarta - Tokoh-tokoh pahlawan super dari Marvel semakin beragam. Tokoh Black Panther akan difilmkan dan tayang pada Februari 2018 mendatang.

Black Panther akan menjadi pahlawan super berkulit hitam pertama yang muncul dalam film Marvel Cinematic Universe. Pekan lalu, detikHOT berkesempatan untuk berbincang dengan Vice President International Business Development & Brand Management Marvel, C.B. Cebulski.

Ketika ditanyai mungkinkah Marvel membuat karakter pahlawan super dari Asia, khususnya Indonesia, Cebulski menjawab bahwa kemungkinan itu selalu ada.

"Sebagai mana Marvel kini telah mengglobal, kami akan sangat terbuka oleh berbagai kemungkinan. Termasuk menciptakan pahlawan lokal dengan lokal karakter di berbagai daerah, termasuk Indonesia," ujar Cebulski kepada detikHOT.

Menurutnya, jika ingin membuat tokoh pahlawan super asli Indonesia ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh Marvel, yakni mencari penulis naskah dan seniman Indonesia yang mumpuni untuk mewujudkan tokoh tersebut.

Ketika ditanyai apa saja persyaratan yang harus dimiliki untuk menciptakan karakter pahlawan Marvel, Cebulski menjawab, "Yang pertama tentunya ia harus mengirimkan portofolionya, mungkin manuskrip atau komik yang telah ia terbitkan."

"Ia juga harus bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris dengan baik dan aktif di sosial media," sambung Cebulski.

Mengenai adanya insiden kurang mengenakkan yang dialami Marvel dan komikus asal Indonesia, Ardian Syaf, C.B. Cebulski memastikan, Marvel tetap membuka peluang bagi seniman Indonesia untuk berkarya bersama pihaknya.

"Kami memang menyayangkan Ardian Syaf memasukan unsur politis yang sensitif dalam komik kami. Namun kami tidak memukul rata, kesempatan bagi warga Indonesia untuk bekerja bersama Marvel masih terbuka," tuturnya.

Sebelumnya, komikus asal Indonesia, Ardian Syaf diberhentikan dari Marvel setelah memasukan peristiwa '212' dalam komik 'X-Men Gold #1'. Hal tersebut sempat membuat geger.
(srs/doc)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed