Upi Avianto Kesal Adegan Ciuman Disensor
Rabu, 25 Mei 2005 00:15 WIB
Jakarta - Produser sekaligus penulis skenario "Lovely Luna", Upi Avianto dibuat kesal Lembaga Sensor Film. Pasalnya adegan ciuman dalam film terbarunya harus dibuang karena dinilai terlalu vulgar."Saya marah banget adegan ciuman itu kena sensor. Saya pikir sudah banyak film-film sebelumnya yang ada adegan seperti itu tapi nggak kena," tutur Upi menumpahkan kekesalannya pada para wartawan, di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2005).Kekesalan Upi hanya bisa dipendamnya sendiri. Dia tidak bisa berbuat apa-apa karena menurutnya, Lembaga Sensor Film adalah sebuah lembaga besar yang memang mempunyai kewenangan untuk menyensor setiap adegan menjurus vulgar.Imbas dari disensornya adegan ciuman itu, cerita jadi sedikit menggantung dan kurang klimaks. Namun penulis sejumlah teenlit ini berharap itu tidak akan mempengaruhi empati penonton pada "Lovely Luna"."Lovely Luna" adalah film yang diangkat dari novel karya Upi Avianto. Makanya tak heran kalau di film yang berbudget miliaran rupiah itu Upi juga terlibat sebagai penulis skenario."Film ini nggak berdasarkan novel banget, karena proses pembuatan novelnya bareng sama saya buat skenario. Saya sengaja nyolong start duluan nerbitin novelnya, untuk promosi," imbuhnya.Sejumlah bintang muda mewarnai "Lovely Luna" yang akan tayang di bioskop-bioskop mulai 26 Mei 2005. Diantaranya ada mantan VJ MTV yang saat ini menjadi pembawa acara Idol Extra, Junot, lalu si model imut Daanish dan Anggia N. Anjely yang naik daun lewat perannya di "Virgin".Bintang-bintang muda di atas dipilih bukan karena nama-nama mereka yang sudah dikenal oleh para ABG yang jadi target sasaran penonton film produksi Virgo Putra Film. Kata sang sutradara, Lasja Fauzia, para selebritis muda itu dipilih karena mereka punya karakter dan potensi yang bisa digali.Junot salah satu bintang "Lovely Luna" mengakui, namanya yang sedang naik daun ternyata bukan jaminan dia diterima untuk bermain dalam film yang syutingnya memakan waktu 29 hari itu. Cowok yang jadi icon salah satu merk pasta gigi ini mengatakan dia harus melalui proses casting berulang kali untuk bisa diterima."Ini film pertama gue. Untuk dapat peran ternyata prosesnya juga sulit. Gue sering kena semprot dan dimarahin sama sutradaranya selama syuting," tutur Junot.Kisah dalam film" Lovely Luna" yang mengangkat soal persahabatan dan cinta sebenarnya tidaklah terlalu istimewa. Di sejumlah sinetron dan film-film Hollywood, banyak dijumpai cerita sejenis.Desta, Abi, Bobo dan Luna adalah empat anak muda yang berteman karib sejak mereka SMP. Saking eratnya bersahabat, hingga lulus SMU pun mereka kuliah di tempat yang sama. Ikatan keempatnya mulai luntur, ketika Desta naksir Angel, cewek paling populer di kampus. Sejak jatuh cinta, Desta banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang menyakiti tiga kawan karibnya. Sakit hati yang terdalam tentunya dirasakan Luna, karena diam-diam cewek tomboi itu memendam cinta pada Desta. Setelah melewati beberapa kejadian buruk bersama Angel, akhirnya Desta sadar kalau cewek cantik itu memang hanya mempermainkan dirinya. Desta akhirnya sadar kalau Luna lah, cewek yang selama ini dicintainya. (eny/)











































