DetikHot

movie

'Warkop DKI Reborn 2' Jadi Film Pertama di Indonesia yang Gunakan Aplikasi AR

Senin, 07 Ags 2017 21:20 WIB  ·   Hanif Hawari - detikHOT
Warkop DKI Reborn 2 Jadi Film Pertama di Indonesia yang Gunakan Aplikasi AR Cast 'Warkop DKI Reborn' Foto: Asep Syaifullah
Jakarta - Dalam rangka promosi, 'Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2' selalu saja membuat sesuatu yang berbeda. Kali ini, mereka menggunakan aplikasi AR.

Kali ini, film yang diproduksi oleh Falcon Pictures itu menghadirkan aplikasi Augmented Reality (AR) Warkop DKI Reborn. Teknologi yang diusung tersebut menjadikan film garapan Anggy Umbara itu sebagai film nasional pertama yang menggunakannya.

"Kalau buat film, ini pertama kali kita develop, sebelumnya untuk games. Falcon minta sesuatu yang berbeda kita cobain," ujar pembuat aplikasi, Patrick Effendy saat ditemui di Blok M Square XXI, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2017).


Hadirnya Augmented Reality Warkop DKI Reborn pun mendapatkan sambutan positif dari para pemain dan sang legenda hidup, Indro. Menurutnya, langkah promosi yang berbeda dari biasanya menjadikan nilai tambah agar film tersebut lebih dikenal oleh masyarakat luas.

"Ada tantangan untuk industri kreatif dari menghidupkan Warkop DKI dengan hal-hal seperti ini menjawab tantangan. Pokoknya yang berhubungan dengan ini saya dukung," ungkap Indro dikesempatan yang sama.

"Seru sih, Falcon punya surprise yang beda dari film ke film. Dengan aplikasi ini jadi lebih seru dan bikin banyak orang tertarik sama filmnya. Ini baru sedikit kejutan, kedepan ada banyak surprise. Kita tunggu aja, mudah-mudahan lebih baik," timpal pemeran Kasino, Vino G Bastian melanjutkan.

Bahkan Abimana Aryasatya pun berharap jika suatu saat nanti film tersebut dapat membuat aplikasi permainan untuk Warkop DKI Reborn.

"Harapannya mungkin kedepan bisa lebih ke games Warkop. Kan aplikasi lagi naik banget, teknologi tidak jadi musuh tapi alat untuk membantu kita lebih maju lagi," tutur pemeran Dono itu.

Aplikasi AR merupakan teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi. Kemudian setelahnya lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.
(hnh/dar)
Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed