DetikHot

movie

'Ngawur' Disebut Jiplak 'Danur', Ini Bantahan Tio Pakusadewo

Jumat, 14 Jul 2017 11:10 WIB  ·   Hanif Hawari - detikHOT
Ngawur Disebut Jiplak Danur, Ini Bantahan Tio Pakusadewo Foto: Gus Mun/detikHOT
Jakarta -

Produksi film 'Ngawur' dianggap menjadi bentuk plagiat oleh rumah produksi MD Pictures. MD Pictures menilai cerita filmnya mengambil cerita film 'Danur'.

Sebagai produser film 'Ngawur', Tio Pakusadewo buka suara menjelaskan keberatan yang dilontarkan rumah produksi tersebut. Tio membantah sebab menurutnya ada beda antara plagiat dengan memparodikan.

"Kalau Parodi menceritakan ulang dengan sudut pandang yang berbeda, kadang bagus atau ekstrim dan lain-lain. Film ini nggak spesial mengenai Danur aja," ujar Tio saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

MD Pictures sempat merilis pernyataan keberatan atas proyek film 'Ngawur' beberapa waktu lalu. Namun Tio menambahkan, 'Ngawur' tak semata-mata bercerita tentang seorang anak yang berteman dengan sosok-sosok hantu sejak kecil seperti cerita film 'Danur' yang skenarionya diadaptasi dari buku karangan Risa Saraswati.



"Film Danur bisa meyakini setan itu ada dan diperlakukan seperti selayaknya. Di film ini anak kecil kita ajarkan untuk tertawakan setan itu. Jadi kita mengajarkan anak-anak lebih berpikir positif. Hal itu tidak perlu ditakutkan," imbuh Tio lagi.

Dalam film 'Ngawur', Aming berperan sebagai Bi Asuh, sosok hantu yang dalam film 'Danur' kerap meneror dan memiliki panggilan 'Bi Asih'. Beberapa film lain yang diparodikan untuk cerita film 'Ngawur' di antaranya 'My Stupid Boss' di mana Tio Pakusadewo mengambil penampilan Bossman untuk ia samakan dengan penampilannya di film 'Ngawur'.

"Terhadap karakter Bossman, kita kirim surat resmi bahwa looknya akan kita ambil. Ini soal kreatifitas, jadi kalau bisa jangan dibatasi," tukas Tio.


(doc/tia)

Photo Gallery
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed