Dua Film Filipina Buka JAFF 2016 Hari Ketiga

Dua Film Filipina Buka JAFF 2016 Hari Ketiga

Asep Syaifullah - detikHot
Kamis, 01 Des 2016 15:21 WIB
Dua Film Filipina Buka JAFF 2016 Hari Ketiga
Foto: Asep Syaifullah/ detikHOT
Yogyakarta - Dua film jagoan dari Filipina membuka rangkaian acara JAFF 2016 pada pagi ini, Kamis (1/12/2016) di Empire XXI, Yogyakarta. Lewat program Asian Feature ada 'Mrs' film garapan Adolfo Alix Jr., sutradara yang tengah mendapat sorotan di negerinya. Dan, 'Singing in Graveyards' karya Bradley Liew yang telah memenangi sejumlah ajang penghargaan.

'Mrs' mengangkat cerita dari seorang wanita berusia 70 tahun bernama Virginia (Elizabeth Oropesa) yang hidup bersama pembantunya, Delia (Lotlot De Leon). Namun suatu saat Delia memilih untuk hidup bersama sang kekasih dan meninggalkan majikannya tersebut. Memiliki masa lalu kehilangan seorang putra, membuat Virginia bertindak posesif terhadap Delia.

Adolfo Alix Jr. mengambarkan kenyataan bahwa seorang wanita dan ibu yang dapat bertindak di luar batas hingga merekayasa realitas yang pahit pada siklus hidup dan mati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan Bradley Liew mengangkat potret Pepe (Pepe Smith), seorang impersonator tua yang hidup sendiri dalam batas antara realitas dan imajinasi untuk hidup layaknya sang idola, bintang rock bernama Joey Smith (yang juga diperankan oleh Pepe Smith).

Hampir seluruh masa hidupnya dihabiskan untuk meniru dan memuja band rock The Jeeps (khususnya Joey Smith), hingga ia harus kehilangan keluarga. Kemudian muncul tokoh bernama Marcedes Lopez (Mercedes Cabral), wanita paruh baya yang juga mengejar impiannya untuk memperbaiki hidup dengan menjadi seorang artis.

Kesempatan untuk mengubah hidupnya pun datang saat ia terpilih untuk menjadi pembuka konser tunggal Joey Smith dengan syarat harus membuatkan sebuah lagu cinta untuk idolanya tersebut. Hal yang tak pernah dilakukannya, dan juga band idolanya itu.

Inspirasi tak kunjung datang membuat Pepe sedikit frustasi hingga ia mengunjungi makam para idolanya tersebut dan nge-"jam" bersama mereka yang telah wafat. Sedangkan Marcedes dihadapkan pada pelecehan saat casting akibat adegan seks yang pernah dibuatnya di sebuah film.

Lewat film berdurasi dua jam lebib itu, disuguhkan realitas pahit yang harus dialami Pepe dan Mercedes dalam mengejar mimpinya tersebut. Tak cukup sampai di situ, Bradley membuat cerita semakin kelam kala Pepe yang sangat frustrasi akibat konser yang gagal dan lagunya yang diubah tanpa mencantumkan namanya sebagai pencipta oleh temannya tersebut.

Adegan Pepe yang menikmati momen ketika ia mengunci idolanya itu dalam sebuah mobil lalu membakarnya menunjukkan betapa putus asanya ia dengan pilihan hidup yang ternyata salah.

Selain itu akan hadir pula film 'Ziarah' yang ditunggu-tunggu para penikmat film. Seperti 'A Copy of My Mind' milik Joko Anwar di tahun sebelumnya, tiket film karya sutradara BW Purba Negara tersebut sudah ludes sejak setengah jam setelah pembelian dibuka. Penasaran seperti apa film 'Ziarah'? Simak terus beritanya di detikHOT!


(ass/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads