Ketiadaan Bioskop di Kota Kecil dan Harapan pada LSF

Ketiadaan Bioskop di Kota Kecil dan Harapan pada LSF

Fakhmi Kurniawan - detikHot
Rabu, 06 Apr 2016 12:00 WIB
Ketiadaan Bioskop di Kota Kecil dan Harapan pada LSF
Foto: Fakhmi Kurniawan
Sorong - Kota Sorong, Papua Barat nampak punya geliat besar untuk perfilman Indonesia. Terbukti respons positif yang diberikan saat sosialiasasi Lembaga Sensor Film (LSF) pada Selasa (5/4) lalu.

Sayangnya, semangat besar kota Sorong tak bisa tersampaikan dengan baik. Hal itu melihat keterbatasan yang ada mulai dari gedung bioskop hingga gedung perfilman yang masih belum ada.

"Kami di Sorong belum ada lembaga atau kantor film. Bioskop juga tidak ada. Ya alangkah baiknya pusat bisa melihat ini," ungkap Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono kepada detikHOT pada Selasa (4/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suka pun menanggapi positif dengan kehadiran LSF meski hanya untuk sekadar sosialisasi. Baginya, LSF penting untuk mencerdaskan penikmat film atau TV di Sorong.

"Kami belum pernah tahu LSF, karena kita lihat cuma di media aja. Dengan adanya LSF kita bisa lebih cerdas dalam memilih tontonan dan tayangan yang baik," jelasnya.

"Melihat LSF sangat penting untuk menyaring informasi yang datang luar biasa dari luar," sambungnya.

Melihat kenyataann itu, Suka sangat berharap LSF bisa lebih mengeksplorasi budaya Sorong. Pada akhirnya harapan itu berujung dengan niat mencerdaskan bangsa Indonesia lewat pilihan tepat dalam sebuah tayangan.


(fk/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads