Meski begitu Cedric bukanlah 'orang baru' yang didatangkan di produksi film yang kembali menggandeng Chris Hemsworth dan Charlize Theron tersebut. Di 'Snow White and The Huntsman' ia duduk sebagai supervisi efek visual.
Cedric pun berhasil membawa 'Snow White and The Huntsman' juara di kategori Best Visual Effect di ajang Oscar yang ke-85 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria asal Prancis tersebut memang selama ini lebih dikenal sebagai sosok yang ahli di bidang efek visual di industri perfilman. Ditunjuk sebagai sutradara pun sempat membuat dirinya terbebani.
"Dari efek visual menjadi sutradara tak bisa dipungkiri itu menjadi beban. Rasanya seperti berjalan di sebuah taman, karena sebagai autradara diwajibkan untuk menemukan hal-hal yang tepat untuk diwujudkan lebih banyak ke atas layar," ujarnya saat berbincang dengan detikHOT usai acara Asia Premiere 'The Huntsman: Winter's War' di Singapura (4/4/2016).
![]() |
Namun Cedric mengaku beruntung bisa bekerjasama dengan bintang-bintang film handal di produksi film. Salah satu sosok yang ia puji ialah Charlize Theron.
Menurutnya, para aktor yang terlibat membuat proses film ini berjalan sesuai rencana.
"Mereka kreatif dan bisa diajak bekerja sama. Tak ada drama dalam proses syuting, Charlize dan Chris (Hemsworth) adalah dua bintang yang menyenangkan. Mereka lucu sekali," tuturnya lagi seraya tersenyum.
Terlibat dalam produksi film yang ceritanya diambil dari cerita dongeng populer diakui pria 47 tahun ini tak hanya sekedar menggarap sebuah layar lebar untuk mencari keuntungan. Cedric mengaku membawa misi khusus dibalik perannya dalam produksi.
Kisah Putri Salju boleh jadi menjadi cerita milik anak-anak. Namun dalam prekuel yang ia garap saat ini, ia berharap kisah dua ratu yang terlibat di dalamnya bisa menjadi contoh lebih lua tentang makna baik dan buruk.
"Dari sisi cerita, film ini punya pesan universal. Bahwa kita selalu diajarkan untuk menyebarkan cinta dan itu yang ada dalam film. Dan tentang cinta tentunya hal yang universal, ia tak mengenal usia bahkan latar dari mana seseorang berasal," ujarnya.
'The Huntsman: Winter's War' berkisah tentang kehidupan sebelum Snow White ada. Ratu jahat Ravenna diam-diam mengkhianati sang adik, Freya sang ratu es. Freya yang depresi keluar dari istana dan membuat kerajaan baru sekaligus membentuk para tentara handal yang ia sebut 'The Huntsman'.
Dijadwalkan film ini akan tayang di Indonesia pertengahan April mendatang.
(doc/tia)












































