Namun berbeda dengan Oscar yang dianggap timpang menempatkan aktor kulit berwarna dalam nominasi, SAG Awards justru menuai opini positif pasca ajang penghargaan ke-22 itu digelar.
Empat bintang kulit hitam yang diganjar piala membuat SAG Awards dinilai mencerminkan keberagaman di dunia perfilman dan televisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiganya menang lewat peran mereka dalam drama dan seri komedi di televisi. Queen Latifah lewat aktingnya dalam serial 'Bessie', Viola Davis dalam 'How To Get Away With Murder', dan Uzo Aduba dalam 'Orange is The New Black'.
"SAG telah menjadi penyeimbang di antara deretan nominasi Oscar yang menjadi kontroversi. Ajang ini telah berhasil menunjukkan wajah Hollywood yang sebenarnya," tulis ABC News, Senin (1/2/2016).
Surat kabar Los Angeles Times juga menguraikan hal senada. Mereka menulis SAG Awards menjadi ajang yang lebih fair dari ajang lain.
"Para juri dalam Screen Actors Guild Awards lebih memperhitungkan siapa saja yang layak masuk dalam nominasi. Mereka menghormati beragam aktor dalam ajang yang mereka gelar setiap tahunnya. Kontras dengan apa yang terjadi di Oscar," tulis LA Times.
(doc/mmu)











































