'Bulan Terbelah di Langit Amerika' Bawa Pesan Damai tentang Islam

'Bulan Terbelah di Langit Amerika' Bawa Pesan Damai tentang Islam

Devy Octafiani - detikHot
Kamis, 03 Des 2015 19:07 WIB
Bulan Terbelah di Langit Amerika Bawa Pesan Damai tentang Islam
Foto: Maxima Pictures
Jakarta - Isu tentang toleransi beragama dan Islamophobia sengaja diangkat dalam film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika'. Bukan tanpa alasan bagi rumah produksi Maxima Pictures membawa tema itu ke dalam film.

Di negeri Paman Sam hubungan antara kaum muslim dan warga setempat merenggang sejak peristiwa 9/11. Adalah Hans de Kraker, salah satu aktor pendukung di film ini meyakini, 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' berusaha mengembalikan image Islam yang telah dipandang miring.

"Film ini spesial, inti ceritanya ingin mengembalikan Islam yang damai. Al-Qur'an sendiri menjadi simbol tentang hal itu," ujar aktor asal Belanda ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hans digandeng memerankan karakter Phillipus Brown salah satu tokoh kunci di film yang dibintangi Acha Septriasa ini. Brown ialah seorang filantropi yang peduli dengan isu kemanusiaan di Timur Tengah.

Pernah tinggal berpindah-pindah di beberapa negara, secara personal Hans telah memilih Islam sebagai keyakinannya setelah lama tinggal di Indonesia.

"Awalnya saya penasaran dan membaca Al-Qur'an. Dari situ saya ingin mengenal Islam lebih jauh," tuturnya.

'Bulan Terbelah di Langit Amerika' bercerita mengenai perjalanan Hanum (Acha Septriasa) dan Rangga (Abimana Aryasatya) di New York, Amerika Serikat. Bulan yang terbelah merupakan metafora terpecahnya perdamaian antara masyarakat Amerika Serikat dengan kaum muslim pasca tragedi 9/11. Rencananya film ini akan segera tayang pertengahan Desember tahun ini.

(doc/doc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads