'Seharusnya Film Indonesia Bukan Asal Laku'

'Seharusnya Film Indonesia Bukan Asal Laku'

M. Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Selasa, 24 Nov 2015 15:10 WIB
Seharusnya Film Indonesia Bukan Asal Laku
Joko Anwar dan Piala Citra (Asep/detikHOT)
Jakarta - Ajang penghargaan tertinggi insan film nasional, Festival Film Indonesia (FFI) 2015 baru saja usai digelar. Menghasilkan 21 gelar terbaik, salah satunya 'Sutrdara Terbaik' yang diraih Joko Anwar.

Bagi Joko, kemenangannya tidak serta-merta untuk dirasakan sendiri. Tapi bisa menjadi pemicu semangat para filmmaker untuk membuat film dengan menaikkan standarnya dan tak sekedar bisa laku di pasaran.

Baca Juga: Film 'Siti' Akan Diputar di Istana Negara

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ingin filmmaker Indonesiua itu punya niat untuk meraih level yang lebih tinggi. Seharunya film Indonesia bukan asal laku saja. Tapi, juga bisa bersaing di festival-festival bergengsi internasional, bisa menaikkan standar perfilman itu sendiri," tuturnya usai malam puncak FFI 2015 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Senin (23/11/2015).

"Karena memang Piala Citra adalah ajang penghargaan yang menentukan benchmark dari skill, teknis dan estetika pembuat film di Indonesia. Mencerimkan pencapaian film Indonesia terbaik tahun ini. Dan tahun ini saya rasa semua pemenangan sudah sangat pantas, termasuk 'Siti' sebagai 'Film Terbaik'. Well deserved," sambungnya.

Kemenangan Joko Anwar diraih atas usahanya lewat film produksi Lo-Fi Flicks, 'A Copy of My Mind' yang diperankan Chicco Jerikho dan Tara Basro. Film drama cinta itu baru akan tayang pada 11 Februari 2016 di Indonesia, setelah sebelumnya diputar di Toronto Internation Film Festival 2015, Venice Film Festival 2015 dan Busan International Film Festival 2015.

"Senang sekali, walaupun selama ini 'A Copy of My Mind' mendapat sambutan hangat di festival internasional, tapi dapat sambutan hangat di dalam negeri sendiri itu jauh lebih terasa di hati," lanjutnya.

Saat ini, Joko Anwar juga baru saja selesai menggarap serial televisi terbaru produksi HBO Asia, 'Halfworlds'. Selain itu, Joko juga menyiapkan sekuel dari 'A Copy of My Mind' yang berjudul 'A Copy of My Soul'. Serta, satu film lainnya berjudul 'Eksekutor' yang menceritakan tentang lima anak muda pembunuh politikus.

(mif/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads