Terkurasnya Emosi dan Fisik Ronny P.Tjandra di Film 'Badoet'

M. Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Selasa, 10 Nov 2015 08:25 WIB
Dok.Reno Hastukrisnapati/ detikFOTO
Jakarta - Berperan menjadi badut, sepertinya permintaan itu begitu ringan terdengar. Seperti tidak ada usaha khusus untuk bisa menaklukkan karakternya.

Tapi, asumsi itu sepenuhnya salah ketika bicara dengan aktor Ronny Paulus Tjandra. Tak pernah ada di benaknya selama menggeluti dunia perfilman sekurang-kurangnya 15 tahun terakhir, bahwa menjadi badut menguras emosi juga fisik.

Itulah yang dialami Ronny dalam film terbarunya bergenre horor, 'Badoet'. Di film arahan Awi Suryadi itulah dia justru merasakan sebagai aktor yang sesungguhnya.

‎"Cukup mengagetkan, karena ini adalah title role, bagaimana pun pasti penting. Ketika saya dikasih skrip, saya pelajarin, justru makin kaget lagi. Di adegan pertama saya muncul terus di 60 scene berikutnya saya hilang. Saya merasa keren banget ini," buka Ronny kepada detikHOT saat berbincang beberapa waktu lalu.

Setelah keputusan itu, aktor yang sebelumnya membintangi 'Filosofi Kopi' itu pun bergegas melakukan persiapan. Mulai dari menambah berat badan, belajar make up hingga mencukur habis kumisnya dijalani.

"Karena ada adegan harus berias gitu, saya beli alat make up sendiri. Tiap malam, dua minggu sebelum syuting saya dandan sendiri, saya mencoba eksplorasi mencari ekspresi dalam polesan badut. Saya kirim ke Awi. Padahal dari tim sendiri belum tahu mau jadi badut yang seperti apa," cerita Om Ronny--sapaan akrabnya.

"‎Saya cukur kumis, padahal sudah 25 tahun nggak cukur. Sampai saya masih suka kaget kalau ngaca. Karena muka saya beda. ‎Saya bikin riwayat hidupnya, dari si badut lahir sampai saat ini. Bahkan sampai saya bisa menggambarkan wajah bapak dan ibunya. Saya gali semua dari skrip. Dengan begitu, roh badut sudah jadi, saya tinggal masuk, loncat ke dalam," sambungnya lagi.

‎"Saya suruh juga Om Ronny menggemukan badan. Saya set agar jalannya nggak normal. ‎Yang jelas, kita bikin karakter yang miss understood. Semakin orang nggak paham, semakin jadi karakter dia," timpal sang sutradara.

Serangkaian persiapan itu yang membuat Om Ronny merasa film 'Badoet' memberikan dirinya kesempatan menjadi aktor sejati.

"Selama ini saya merasa saya hanya aktor amatir. Yang dipanggil, 1-2 scene selesai. Saya merasa menjadi badut di 'Badoet' adalah hal yang spesial. Ini bukan amateur experience, ini adalah pengalaman kelas A. Apa yang saya berikan adalah yang terbaik," ujar aktor yang juga bergerak di bidang importir film itu.

"Memang melelahkan, karena kondisi syutingnya dan lain-lain. Secara fisik pasti berat, apalagi saya yang harus menggunakan kostum. Tapi, I love the character, jadi jalan terus," lanjutnya.

Om Ronny akan beradu akting bersama Daniel Topan, Christopher Nelwan, Aurelie Moeremans, Ratu Felisha, Marcell Chandrawinata dan Tiara Westlike. Dijadwalkan, 'Badoet' menghantui bioskop Indonesia pada 12 November mendatang.

‎"Saya mau orang lihat si badut itu ada rasa kasihan. Tapi, ketika mau menolong, si badut dengan mudahnya membunuh," tutup Om Ronny.

(mif/tia)