'Banyu Biru', Warna Baru dalam Perfilman Indonesia

'Banyu Biru', Warna Baru dalam Perfilman Indonesia

- detikHot
Rabu, 02 Mar 2005 20:10 WIB
Banyu Biru, Warna Baru dalam Perfilman Indonesia
Jakarta - Satu lagi film layar lebar dengan warna dan rasa yang berbeda. 'Banyu Biru', film yang bercerita tentang perjalanan menemukan kembali cinta yang telah lama hilang.Film arahan sutradara Teddy Soeriaatmadja ini akan dirilis serentak di tujuh kota mulai Kamis (10/3/2005) mendatang. Berdurasi 78 menit, film ini menawarkan tayangan visual yang terinspirasi oleh pakem realisme magis.'Banyu Biru' menampilkan sederet pemain yang sudah punya nama di dunia perfilman Indonesia. Sebut saja Tora Sudiro, aktor pemenang Piala Citra 2004, aktor kawakan Slamet Rahardjo, Didi Petet, Dian Sastrowardoyo dan nama-nama lain yang muncul sebagai cameo dalam film ini. "Kita mau menekankan film ini bercerita tentang sebuah perjalanan, selanjutnya terserah persepsi penontonnya. Ide cerita awalnya datang dari Teddy," ujar produser 'Banyu Biru' Shanty Harmayn dalam jumpa pers di Planet Hollywood, Rabu (3/2/2005).Banyak pertanyaan yang timbul setelah menyaksikan film layar lebar pertama arahan Teddy ini, salah satunya film ini terkesan agak 'berat'. Namun penulis naskah, Prima Rusdi memiliki pendapat lain. "Kita mencoba buka peluang untuk cerita-cerita baru, sebenarnya cerita film ini sangat simpel," jelasnya.Shooting 'Banyu Biru' mengambil lokasi di beberapa tempat, antara lain Jakarta, Purwakarta, dan Ujung Genteng. Memakan waktu 40 hari, dan masa editing kurang lebih tiga bulan lamanya. (dit/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads