Persaingan Film Nasional di Bulan Desember

Persaingan Film Nasional di Bulan Desember

Adhie Ichsan - detikHot
Selasa, 03 Nov 2015 14:10 WIB
Persaingan Film Nasional di Bulan Desember
Jakarta -

Rumah produksi Starvision adalah salah satu yang akan meramaikan persaingan di bulan Desember lewat film drama komedi 'Ngenest'. Selain ketatnya persaingan untuk film nasional, 'Star Wars: The Force Awakens' juga akan hadir di akhir tahun.

Film 'Ngenest' yang diadaptasi dari buku stand up comedian Ernest Prakasa akan tayang akhir Desember. Chand Parwez Servia selaku eksekutif produser, mengaku tak merasa takut menghadapi persaingan dengan film-film lainnya seperti 'Negeri Van Oranje', 'Sunshine Becomes You', 'Single', maupun film 'Star Wars'.

β€œKalau kita berpikir tentang persaingan, dimana saja ada persaingan, yang penting kita optimis. Film Ngenest punya keunikan sendiri. Bukunya cukup best seller dan pastinya sudah ada pembaca bukunya yang menantikan film ini,” ucapnya, Selasa (3/11).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œKalau bicara tentang film Star wars, film itu film kelas dunia. Memang perlu ada di Indonesia film-film kelas dunia. Kalau tidak ada justru devisa kita bisa hilang. Masyarakat akan pergi ke Singapura hanya untuk menonton film tersebut,” tambahnya.

Baca Juga: Nicole Kidman Bunuh Gal Gadot di Film 'Wonder Woman'?

Sedangkan untuk masalah jadwal tayang, Chand Parwez mengaku tidak pernah pusing memikirkan hal tersebut. β€œUntuk masalah jadwal tayang, sebenarnya tidak jadi masalah. Saya juga pernah mengalaminya. Seperti film Get Married yang tiap 2 tahun tayang di bioskop setiap Lebaran. Tetapi, saat Get Married 5 bukan lebaran. Lagi pula film Ngenest juga tayang 31 Desember. Itu merupakan akhir liburan. Yang penting bagaimana kita bisa mengoptimalkan promosi dan bagaimanapun kita harus optimis. Kita bukan Tuhan yang bisa menentukan tanggal bagus atau tidak,” ujarnya.

Untuk itu, Parwez berharap, di akhir tahun ini, film nasional bisa mendapatkan apresiasi dari masyarakat. "Mudah-mudahan film Ngenest bisa menjadi buah bibir, sehingga masyarakat bisa saling memberi kabar, dan banyak yang datang ke bioskop, sehingga banyak masyarakat yang mau menonton film Indonesia lainnya,” harapnya.

(ich/ich)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads