Dewi Yull: Bahasa Isyarat, Bahasa yang Indah

Dewi Yull: Bahasa Isyarat, Bahasa yang Indah

Adhie Ichsan - detikHot
Kamis, 15 Okt 2015 17:50 WIB
Dewi Yull: Bahasa Isyarat, Bahasa yang Indah
Jakarta - Dewi Yull berharap perannya di film 'Sebuah Lagu untuk Tuhan' bisa menginspirasi orang lain untuk lebih memahami bahasa isyarat. Dewi yang memiliki anak tunarungu, mengatakan bahwa bahasa isyarat merupakan bahasa yang indah.

Β Berharap bisa menghibur sekaligus bermanfaat pada penontonnya terutama keluarga yang anggotanya memiliki keterbatasan fisik. Kaum tuli, tunarungu cerdas, kritis dan peka. Masih bisa mengembangkan diri," kata aktris dan penyanyi berusia 54 tahun itu.

'Sebuah Lagu Untuk Tuhan' yang akan dibintangi oleh Eriska Rein, bercerita tentang Angel, gadis remaja yang lahir dalam keadaan hampir tuli. Angel memiliki ibu yang sangat kuat dan berhasil mendidik anaknya menjadi mandiri serta mampu hidup normal dalam kehidupan masyarakat sosial yang majemuk. Peran ibu ini dimainkan oleh Dewi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belajar memperdalam bahasa isyarat karena ini bahasa yang indah. Semoga menularkan kepada masyarakat mau belajar bahasa isyarat," harapnya.

Dewi mengatakan bahasa isyarat yang biasa dipakai di Indonesia ada dua. "Bahasa isyarat yang dipakai Bisindo, bahasa isyarat dari awal zaman Belanda. Satu lagi Sibi, itu agak menyulitkan. Kalau Bisindo dikembangkan oleh kaum tuna rungu sendiri," katnaya.

Dewi yang brpengalaman tentu juga ikut memberi masukan kepada lawan mainnya, terutama Eriska Rein sang pemeran utama. 'Sebuah Lagu Untuk Tuhan' diadaptasi dari buku karya Agnes Davonar berjudul sama. Film ini akan dirilis ke bioskop pada 29 Oktober mendatang.




(ich/ich)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads