Jelang Produksi, 'Bulan Terbelah Di Langit Amerika' Roadshow ke Kampus

Jelang Produksi, 'Bulan Terbelah Di Langit Amerika' Roadshow ke Kampus

Adhie Ichsan - detikHot
Jumat, 18 Sep 2015 13:59 WIB
Jelang Produksi, Bulan Terbelah Di Langit Amerika Roadshow ke Kampus
Jakarta - Meskipun filmnya masih dalam proses produksi, namun antusisme masyarakat sudah cukup besar untuk segera menyaksikan rilis film 'Bulan Terbelah Di Langit Amerika' di bioskop. Hal ini terlihat dalam roadshow pertama yang dipadati pengunjung pelajar dan mahasiswa.

Hadir dalam roadshow film ini, penulis novel sekaligus penulis skenario film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika', Hanum Rais dan Rangga Almahendra. Selain itu ada juga pemain utama film ini, Abimana Aryasatya.

Roadshow putaran pertama dari film arahan sutradara Rizal Mantovani itu berlangsung di Yogyakarta, tepatnya di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada. Acara digelar bersamaan dengan event US Edu Fair yang merupakan pameran beasiswa yang diikuti oleh puluhan universitas ternama dari Amerika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Film yang diangkat dari novel berjudul sama ini bercerita tentang terbelahnya dunia Islam dan Amerika pasca kejadian 9/11 yang memporak-porandakan segala sendi kemanusiaan. Film ini mencoba mengangkat perspektif muslim yang juga menjadi korban, dan justru paling dirugikan pasca peristiwa 9/11 tersebut.

"Film ini dimaksudkan untuk menyatukan lagi belahan masyarakat yang terpisah dan juga mengembalikan citra Islam sebagai agama yang cintai damai," kata Hanum dalam keterangannya yang diterima detikHOT, Jumat (18/9).

Salah seorang peserta roadshow, juga menyampaikan keprihatinannya terkait insiden Ahmed, pelajar Amerika pembuat jam yang disangka teroris, juga merupakan wujud Islamophobia yang makin marak sejak tragedi 9/11. Ia berharap lebih banyak lagi film seperti film 'Bulan Terbelah Di Langit Amerika' yang menunjukkan sisi positif Islam sebagai rahmat bagi semesta.'

Film 'Bulan Terbelah Di Langit Amerika' merupakan salah satu film yang paling ditunggu di Indonesia akhir tahun ini. Mengambil lokasi syuting di kota New York, Washington dan San Fransisco, film ini merupakan film internasional terbesar yang pernah diproduksi oleh Maxima Pictures.

Sama seperti prequelnya, '99 Cahaya di Langit Eropa' yang shooting di atas menara Eifel, Museum Louvre, Mezquita dan Hagia Sofia, 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' juga menjanjikan lokasi shooting yang tidak kalah ikonik di Amerika.

(ich/ron)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads