Hadir dalam roadshow film ini, penulis novel sekaligus penulis skenario film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika', Hanum Rais dan Rangga Almahendra. Selain itu ada juga pemain utama film ini, Abimana Aryasatya.
Roadshow putaran pertama dari film arahan sutradara Rizal Mantovani itu berlangsung di Yogyakarta, tepatnya di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada. Acara digelar bersamaan dengan event US Edu Fair yang merupakan pameran beasiswa yang diikuti oleh puluhan universitas ternama dari Amerika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Film ini dimaksudkan untuk menyatukan lagi belahan masyarakat yang terpisah dan juga mengembalikan citra Islam sebagai agama yang cintai damai," kata Hanum dalam keterangannya yang diterima detikHOT, Jumat (18/9).
Salah seorang peserta roadshow, juga menyampaikan keprihatinannya terkait insiden Ahmed, pelajar Amerika pembuat jam yang disangka teroris, juga merupakan wujud Islamophobia yang makin marak sejak tragedi 9/11. Ia berharap lebih banyak lagi film seperti film 'Bulan Terbelah Di Langit Amerika' yang menunjukkan sisi positif Islam sebagai rahmat bagi semesta.'
Film 'Bulan Terbelah Di Langit Amerika' merupakan salah satu film yang paling ditunggu di Indonesia akhir tahun ini. Mengambil lokasi syuting di kota New York, Washington dan San Fransisco, film ini merupakan film internasional terbesar yang pernah diproduksi oleh Maxima Pictures.
Sama seperti prequelnya, '99 Cahaya di Langit Eropa' yang shooting di atas menara Eifel, Museum Louvre, Mezquita dan Hagia Sofia, 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' juga menjanjikan lokasi shooting yang tidak kalah ikonik di Amerika.
(ich/ron)











































