Spotlight

Perankan Power Ranger Biru, Yoshi Sudarso Punya <i>Stunt Double</i>

Adhie Ichsan - detikHot
Kamis, 21 Mei 2015 13:20 WIB
Jakarta - Meniti karier sebagai model hingga stunt double di industri hiburan Amerika Serikat, pemuda kelahiran Jakarta Yoshi Sudarso mulai mendapatkan kepercayaan sebagai salah satu pemain utama di serial 'Power Rangers Dino Charge.' Kini ia pun memiliki stunt double sendiri.

Yoshi berperan sebagai Koda si Ranger Biru. Sebelum ditemukan Ranger lain, Yoshi dikenal juga sebagai manusia gua karena berasal dari dunia 100.000 tahun lalu yang tengah membeku.

Dalam wawancara untuk Asians on Film, Yoshi mengatakan bahwa dirinya diperbolehkan melakukan adegan pertarungan sendiri. Tetapi karena produksi dikejar waktu, tak semua adegan bisa ia lakukan.

"Kadang tak ada waktu untuk pengambilan gambar dengan aktor, jadi dengan double-actor. Mereka melakukan pekerjaan yang bagus dan sangat cepat melakukannya, jadi aku tidak keberatan," kata cowok kelahiran Jakarta 12 April 1989 itu.

Baca Juga: Film Lanjutan 'Transformers' Mulai Digarap

Yoshi sendiri sebelumnya sudah pernah menjadi stunt double untuk aktor Korea-Amerika Ki Hong Lee di film 'The Maze Runner.' Ia menjadi stunt double karakter Minho, the Keeper of the Runners.

"Jika aku melakukan adeganku sendiri, aku mengambil pekerjaan stuntman. Mengapa aku harus melakukan itu? Mereka bisa kehilangan pekerjaan," ujarnya lagi.

Dalam serial 'Power Rangers Dino Charge' melakukan pengambilan gambar di Selandia Baru. Selama proses syuting, ia juga mendapatkan bantuan dari pelatih akting Brita McVeigh.

Selama produksi berjalan, Yoshi mengaku banyak memiliki pengetahuan baru dalam memandang sebuah karakter. Hal itu berpengaruh pada akting dan pemahaman selama memainkan karakter tersebut.

Baca Juga: Diserang Blackout, The Flash Kehilangan Kecepatannya

"Dia menanyakan sesuatu, 'Bagaimana menurutmu karakter ini (Koda) ?' lalu aku bilang, 'Dia seperti terlihat bodoh, tapi dia sangat baik," ucap Yoshi menirukan perbincangannya dengan sang pelatih akting.

Lalu pelatihnya mengatakan, "'Hal pertama yang tak boleh kamu lakukan adalah menghakimi sebuah karakter, karena setelah itu kamu akan memikirkan seberapa buruk karakter ini.' Aku seperti 'Wow, that's really good point. lalu setelah itu aku memainkannya seperti dia adalah diriku sendiri," lanjut Yoshi.



(Adhie Ichsan/Atmi Ahsani Yusron)