Tora memang memparodikan sosok pendekar silat Si Buta Dari Gua Hantu. Ada juga peran Wiro Sableng 212 yang tak kalah melegenda.
Ternyata, ada pihak yang tak menerima karyanya dijadikan parodi. Somasi pun diakui Hilman sudah banyak yang datang. Sutradara itu pun sedikit mengomentari somasi yang diterimanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hilman juga menegaskan, dirinya membuat parodi tokoh-tokoh silat Indonesia karena rasa kagumnya. Ia juga mengaku sangat mengapresiasi karya seni parodi yang bertujuan untuk komedi.
"Kita menghargai pihak lain yang punya asumsi berbeda terhadap parodi. Kami punya interpretasi sendiri pada parodi. Undang-undang Hak Cipta Indonesia memang nggak ada parodi. Tapi sudah diakui sebagai karya seni jauh sekali. Zaman Warkop juga sudah bikin parodi," kata Hilman.
(nu2/nu2)










































