Itulah yang terjadi di sebuah rumah kos di Yogyakarta. Di suatu siang, rumah yang dijaga Pak Say (Pongki Barata) itu kedatangan 13 cewek cantik. Dedew, Sofia, Alisa, Tere, Sarah, Julia dan tujuh orang lainnya.
Situasi yang awalnya kaku menjadi cair setelah masing-masing saling akrab. Mereka yang jauh dari orang tua, kemudian merasakan kebebasan yang belum pernah dirasakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lika liku itu belum seberapa parah. Mereka yang masih muda mencoba-coba rokok dan alkohol. Sampai merebak isu kalau satu dari 13 anak kos itu ada yang hamil di luar nikah.
Kunjungan tiba-tiba orang tua menjadi permasalahan lain. Mau tak mau Dedew Cs berjibaku menutupi kesalahan dan kebodohan yang mereka buat agar tidak ketahuan.
Itulah secara singkat gambaran yang terjadi pada film layar lebar 'Anak Kos Dodol'. Diangkat dari novel karangan Dewi Rieka berjudul sama, 'Anak Kos Dodol' menyuguhkan drama komedi dunia remaja yang ringan.
"Film ini light banget, lucu, 'candy crush' dan segar. Inilah ketakutan akan banyak orang tua terhadap anak-anaknya yang nge-kos di luar kota," tutur Produser 'Anak Kos Dodol' Erna Pelita saat jumpa pers di XXI Lotte Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2015).
Film arahan sutradara Eman Pradipta itu dibintangi oleh 12 aktris pendatang baru. Selain itu, ada juga nama-nama lama seperti Ayudia Bing Slamer, Ananda Omesh, Pongki Barata, Sophie Navita, Kenes Andari, Naga 'Lyla' dan Tyson.
(mif/ich)











































