ADVERTISEMENT

Film 'Gunung Emas Almayer' Tayang Hari Ini

- detikHot
Kamis, 06 Nov 2014 11:14 WIB
Jakarta - Film “Gunung Emas Almayer” yang diadaptasi dari novel klasik pertama karya Joseph Conrad pada tahun 1895 berjudul “Almayers Folly” akhirnya tayang perdana pada hari ini, Kamis (6/11) secara serentak di bioskop di seluruh Indonesia.

Film kolaborasi rumah produksi Media Desa Indonesia dan Tanah Licin (Malaysia) itu mengkombinasikan antara seniman Indonesia, Malaysia, dan Australia sebagai pemeran penting dalam cerita tersebut. Sutradara ternama asal Malaysia berdarah Padang Indonesia, U-Wei Bin Haji Saari menjadi komandan dalam pembuatan film ini.

"Kita berharap dalam pemutaran perdana film ini, masyarakat Indonesia bisa menikmati cerita yang disuguhkan dengan setting budaya dan kehidupan masyarakat melayu pada abad 19," kata Rahayu Saraswati selaku Co Produser Film “Gunung Emas Almayer” di Jakarta, Kamis (6/11).

Sara yang juga ikut berperan sebagai Taminah di film ini menjelaskan, untuk menjadikan film tersebut mirip seperti dengan cerita dalam novelnya, maka sang sutradara U-Wei melibatkan kurang lebih 1000 kru dari berbagai negara untuk menyelesaikan film kolosal itu.

"1.000 orang itu gabungan dari aktris dan pemain film serta tim kreatif yang berasal dari berbagai negara. Bayangkan, bagaimana hasilnya jika begitu banyaknya orang untuk membuat film ini menjadi lebih hidup," tutur Sara.

Di sisi lain, artis cantik Malaysia Diana Danielle yang berperan sebagai Nina dalam film tersebut menambahkan, jika masyarakat Indonesia menonton film “Gunung Emas Almayer” secara berkali-kali maka akan menemukan sisi cerita yang berbeda. Sebab, secara halus film ini menggeser sudut pandang penonton terhadap sosok karakter utama.

"Kalau menonton sesering mungkin film ini, maka penonton akan mendapatkan banyak angle yang berbeda. Dan itu yang saya rasakan setelah melihat film ini berkali-kali," tutur Diana.

Film yang dibintangi oleh sejumlah aktor ternama dari Indonesia, Malaysia dan Australia seperti Alex Komang, Rahayu Saraswati, El Manik, Adi Putra, Diana Danielle, Peter O’Brien, Khalid Salleh, Bront Palarae, dan Sabri Yunus ini juga akan tayang di 12 negara Asia, Kanada dan Amerika.

"Di tiga negara seperti Indonesia, Malaysia dan Amerika judul filmnya tidak lah sama. Kalau di Indonesia judul filmnya 'Gunung Emas Almayer', di Malaysia judul filmnya 'Hanyut', sedangkan di Amerika itu 'Gold Mountain'," ungkap Sam Siregar selaku Direktur Media Desa Indonesia.

Film “Gunung Emas Almayer” yang mengambil setting Malaka awal abad 19 dan berdurasi 116 menit ini, menceritakan tentang perjuangan Kaspar Almayer -- seorang pedagang senjata berkebangsaan Belanda yang sekaligus mempunyai minat arkeologi -- dalam mengejar impiannya menemukan gunung emas di Malaka.

Impian Almayer untuk menemukan gunung emas, tak terlalu mudah. Ada banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi, baik dari para pedagang Arab, manuver politik ketua suku adat setempat, tentara militer Kolonial Inggris, pejuang kemerdekaan maupun dari keluarganya sendiri.

(ich/ron)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT