Fakta Menarik dari Produksi 'Para Pemburu Gajah'

Fakta Menarik dari Produksi 'Para Pemburu Gajah'

- detikHot
Kamis, 19 Jun 2014 16:31 WIB
Fakta Menarik dari Produksi Para Pemburu Gajah
Jakarta - Falcon Pictures siap menghadirkan film keluarga berjudul 'Para Pemburu Gajah' untuk mengisi momen liburan pada 26 Juni mendatang. Sebelum menonton filmnya, simak beberapa fakta menarik seputar produksi film tersebut!

Fakta Menarik dari Produksi 'Para Pemburu Gajah'

Falcon Pictures siap menghadirkan film keluarga berjudul 'Para Pemburu Gajah' untuk mengisi momen liburan pada 26 Juni mendatang. Sebelum menonton filmnya, simak beberapa fakta menarik seputar produksi film tersebut!

Drama Petualangan Penuh Aksi

Film arahan sutradara Hermawan Rianto ini mengambil tema petualangan lima sahabat untuk menyelamatkan Gajah Sumatera dari tangan pemburu.

'Para Pemburu Gajah' bercerita tentang seekor anak gajah yang sedang diburu untuk diselundupkan. Kejadian ini menarik lima anak-anak yang sedang berkemah, dan berusaha untuk menggagalkan rencana tersebut.

Tapi, upaya mengganggu para pemburu itu justru membuat kelima anak-anak tersebut menjadi target. Di dalam hutan yang rimbun, mereka harus melarikan diri, juga menyembunyikan anak gajah ke dalam kereta barang.

"Nanti ada kejar-kejaran mobil di hutan, adegan di gerbong kereta, sampai ledakan. Itu untuk actionnya," kata Hermawan.

Drama Petualangan Penuh Aksi

Film arahan sutradara Hermawan Rianto ini mengambil tema petualangan lima sahabat untuk menyelamatkan Gajah Sumatera dari tangan pemburu.

'Para Pemburu Gajah' bercerita tentang seekor anak gajah yang sedang diburu untuk diselundupkan. Kejadian ini menarik lima anak-anak yang sedang berkemah, dan berusaha untuk menggagalkan rencana tersebut.

Tapi, upaya mengganggu para pemburu itu justru membuat kelima anak-anak tersebut menjadi target. Di dalam hutan yang rimbun, mereka harus melarikan diri, juga menyembunyikan anak gajah ke dalam kereta barang.

"Nanti ada kejar-kejaran mobil di hutan, adegan di gerbong kereta, sampai ledakan. Itu untuk actionnya," kata Hermawan.

Syuting di Hutan Bersama Gajah

Melakukan pengambilan gambar di hutan Cagar Alam Halimun dan Gunung Pancar bersama gajah, menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar pemain. "Sebelum syuting kenalan dulu sama gajah, dikenalin sama pawangnya. Dekati gajah dielus, tapi jangan panik nanti diseruduk," kata Gusti Laskar Ferdiansyah yang berperan sebagai Norman.

Beberapa pengalaman seru selama syuting dirasakan Gusti dan pemain lainnya. "Kena kotorannya, kena injak sedikit, kegencet juga," kenangnya seraya tertawa.

Selama syuting, tim produksi menyiapkan empat pawang dan dua dokter hewan. "Kita tak bergerak tanpa petunjuk pawang. Kalau kita mau syuting, kita minta pertimbangan pawang," lanjut Hermawan.

Syuting di Hutan Bersama Gajah

Melakukan pengambilan gambar di hutan Cagar Alam Halimun dan Gunung Pancar bersama gajah, menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar pemain. "Sebelum syuting kenalan dulu sama gajah, dikenalin sama pawangnya. Dekati gajah dielus, tapi jangan panik nanti diseruduk," kata Gusti Laskar Ferdiansyah yang berperan sebagai Norman.

Beberapa pengalaman seru selama syuting dirasakan Gusti dan pemain lainnya. "Kena kotorannya, kena injak sedikit, kegencet juga," kenangnya seraya tertawa.

Selama syuting, tim produksi menyiapkan empat pawang dan dua dokter hewan. "Kita tak bergerak tanpa petunjuk pawang. Kalau kita mau syuting, kita minta pertimbangan pawang," lanjut Hermawan.

Sebagian Keuntungan untuk Konservasi Gajah

'Para Pemburu Gajah' mengambil lokasi syuting di Way Kambas dan sejumlah kawasan Jabodetabek. Produksi film ini juga diapresiasi oleh World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia, organisasi non-pemerintah internasional yang menangani masalah-masalah tentang konservasi, penelitian dan restorasi lingkungan.

"10 Persen dari penjualan tiket bioskop di seluruh Indonesia akan kita sumbang ke WWF untuk konservasi gajah," kata Produser Frederica.

Sebagian Keuntungan untuk Konservasi Gajah

'Para Pemburu Gajah' mengambil lokasi syuting di Way Kambas dan sejumlah kawasan Jabodetabek. Produksi film ini juga diapresiasi oleh World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia, organisasi non-pemerintah internasional yang menangani masalah-masalah tentang konservasi, penelitian dan restorasi lingkungan.

"10 Persen dari penjualan tiket bioskop di seluruh Indonesia akan kita sumbang ke WWF untuk konservasi gajah," kata Produser Frederica.

Bondan Prakoso Isi OST

Bondan Prakoso senang bisa bergabung dalam film 'Para Pemburu Gajah' sebagai pengisi soundtrack lewat lagu 'Untuk Selamanya'. Ini adalah kali pertama bagi Bondan untuk menyanyikan lagu orang lain. Apa yang membuatnya mau menerima tawaran tersebut?

"Sebelum tahu film dan ceritanya seperti apa, aku cenderung materinya dulu. Bagus banget, bisa dibilang sejalan dari prinsip musik dan idealisme. Tidak menye-menye, tidak galau, tema sosial ada, motivasi ada, pesan positif, sama sesuai dengan koridor Bondan sendiri," kata Bondan kepada detikHOT.

Lagu 'Untuk Selamanya' merupakan ciptaan Amir Gita Pradana. Bondan hanya diminta untuk menyanyi saja karena lagu tersebut sudah memiliki musik dan lirik sesuai tema film. Awalnya ia merasa aneh.

"Agak aneh pas take vocal, biasa semua serba sendiri. Isi instrumen, bikin lirik bahkan sampai edit. Ini di seberang studio Amir nge-direct, berasa Afgan aja," ujarnya seraya tertawa.

Jika diperbolehkan mengeksplorasi lagu tersebut lebih jauh, Bondan mungkin akan membawakannya dengan lebih nge-rock. Tapi karena menyesuaikan pasar anak-anak, ia pun mau kompromi.




Bondan Prakoso Isi OST

Bondan Prakoso senang bisa bergabung dalam film 'Para Pemburu Gajah' sebagai pengisi soundtrack lewat lagu 'Untuk Selamanya'. Ini adalah kali pertama bagi Bondan untuk menyanyikan lagu orang lain. Apa yang membuatnya mau menerima tawaran tersebut?

"Sebelum tahu film dan ceritanya seperti apa, aku cenderung materinya dulu. Bagus banget, bisa dibilang sejalan dari prinsip musik dan idealisme. Tidak menye-menye, tidak galau, tema sosial ada, motivasi ada, pesan positif, sama sesuai dengan koridor Bondan sendiri," kata Bondan kepada detikHOT.

Lagu 'Untuk Selamanya' merupakan ciptaan Amir Gita Pradana. Bondan hanya diminta untuk menyanyi saja karena lagu tersebut sudah memiliki musik dan lirik sesuai tema film. Awalnya ia merasa aneh.

"Agak aneh pas take vocal, biasa semua serba sendiri. Isi instrumen, bikin lirik bahkan sampai edit. Ini di seberang studio Amir nge-direct, berasa Afgan aja," ujarnya seraya tertawa.

Jika diperbolehkan mengeksplorasi lagu tersebut lebih jauh, Bondan mungkin akan membawakannya dengan lebih nge-rock. Tapi karena menyesuaikan pasar anak-anak, ia pun mau kompromi.




Halaman 2 dari 10
(ich/ron)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads