ADVERTISEMENT

'2014' Hanung Bramantyo Masuk Seleksi Osaka Asian International Film Festival

- detikHot
Rabu, 12 Feb 2014 12:30 WIB
Jakarta - Meskipun belum tayang di bioskop Indonesia, film terbaru Hanung Bramantyo '2014' sudah masuk seleksi di Osaka Asian International Film Festival 2014. Film tersebut akan bersaing dengan film-film Asia lainnya untuk The Grand Prix dan Most Promising Talent Award.

Hanung tak sendiri mengarahkan film drama politik tersebut. Ia dibantu oleh Rahabi Mandra lewat bendera Mahaka Pictures dan Dapur Film.

Dilansir situs resmi Osaka Asian International Film Festival, Rabu (12/2/2014), '2014' akan bersaing dengan 10 film lainnya. Ada 'Anita's Last Cha-Cha', 'If Only', Shift' (Filipina), 'Bends', 'Anita's Last Cha-Cha' (Hong Kong), 'Fasten Your Seatbelt', 'Sunshine Love' (Korea), 'Kil' (Malaysia), 'Sweet Alibis' (Taiwan), dan 'Fin Sugoi' (Thailand).

'2014' menampilkan Ray Sahetapy sebagai politikus nakal yang ambisius bernama Bagas Notolegowo. Ia adalah politikus yang berambisi menjadi presiden Indonesia periode 2014-2019 menggantikan Presiden Jusuf Syahrir (Deddy Sutomo)

Persaingan menuju kursi kepresidenan sangat ketat antara Bagas Notolegowo, Faisal Abdul Hamid (Rudy Salam) dan Syamsul Triadi (Akri 'Patrio'). Pada semua tahapan diperlukan kehati-hatian. Namun ternyata Bagas kurang waspada. Satu keputusan sederhananya membuat semua impiannya porak-poranda, dan menjungkirbalikkan keadaan dalam sekejap.

Kehancuran Bagas membangkitkan keingintahuan Ricky (Rizky Nazar) untuk menelusuri kasus tersebut. Upaya ini mempertemukan Ricky dengan Khrisna Dorojatun (Donny Damara) seorang pengacara idealis. Khrisna adalah pengacara bersih yang banyak memenangkan kasus-kasus kemanusiaan. Selain itu Ricky juga mulai dekat dengan Laras (Maudy Ayundya), anak Khrisna Dorojatun.

Ricky dan Laras kerap kali merepotkan pihak kepolisian, terutama iptu Astri (Atiqah Hasiholan), karena kecerobohan-kecerobohan mereka dalam penyelidikan yang dilakukan. Kehidupan keduanya terancam.

Ternyata ada pihak ketiga yang terlibat pada kasus ini. Khrisna memperkirakan bahwa pihak ketiga tersebut adalah kekuatan besar.





(ich/mmu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT