Omnibus 'Isyarat' Ungkap Sisi Lain Orang-orang Indigo

Omnibus 'Isyarat' Ungkap Sisi Lain Orang-orang Indigo

M Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Jumat, 06 Des 2013 15:12 WIB
Omnibus Isyarat Ungkap Sisi Lain Orang-orang Indigo
Jakarta -

Sisi, Dewi, Maya dan Flora adalah empat anak muda yang memiliki 'kemampuan' yang tidak dipunyai orang lain. Mereka adalah orang-orang indigo. Namun, bukan sekedar bisa melihat hal-hal gaib, empat perempuan ini justru memanfaatkan 'kelebihan' mereka untuk membaca isyarat-isyarat demi kebaikan.

Misalnya Sisi, seorang janitor yang menyadari bahwa ada sesuatu yang berhubungan dengan tato di tubuh temannya, atau Maya yang dapat membaca masa depan orang lain tapi justru tidak tahu apa takdir yang menunggunya. Dan menariknya, ada seseorang di balik itu semua yang mempertemukan mereka untuk sebuah rencana besar yang penuh misteri.

Sepanggal rangkaian kisah acak tentang orang-orang indigo tersebut dirangkum menjadi satu dalam sebuah film berjudul 'Isyarat'. Lingkar Alumni Indie Movie menjadi dalang atas pembuatan film omnibus karya lima sutradara jebolan L.A Light Indie Movie.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asmirandah, Monty Tiwa, Adhyatmika, Donny Alamsyah dan Reza Rahardia adalah kelima sutradara sekaligus alumni L.A Light Indie Movie (kecuali Donny Alamsyah dan Monty Tiwa) yang mengangkat tema indigo lewat karya bersama.

"Awalanya tidak langsung indigo, tapi kita melihat tema ini belum pernah diangkat. Akhirnya setelah proses kreatif, ngobrol sama anak-anak indigo barulah kita tentukan tema ini," jelas Production Supervisor Dana Riza saat press screening di Planet Hollywood XXI, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2013).

"Indigo itu bukan sesuatu yang klenik. Tapi sesuatu yang indah, mereka itu 'gifted people," tambah Dana lagi.

Meski sudah berada dalam genre besar drama/thriller, masing-masing sutradara tidak lantas memproduksi genre yang sama, misalanya Reza Rahardian yang lebih mengangkat drama romantis, Donny Alamsyah malah lebih mengarah ke aksi di filmnya yang berjudul 'Tanda Bahaya'.

"Yang menarik, setiap sutradara bebas menginterpretasikan 'kemampuan' karakternya masing-masing. Jadi nggak harus bisa lihat hantu semua atau meramal semua," tambah salah satu sutradara, Adhyatmika alumni tahun 2009.

Hasilnya tentu saja memuaskan, tidak seperti film omnibus kebanyakan yang alur ceritanya terpotong-potong, 'Isyarat' malah menyatukannya menjadi satu judul besar yang merangkum lima cerita berbeda tersebut.

"Alur ceritanya kita atur biar lebih enak ditonton sebagai satu film layar lebar. Kita lihat dramaturginya, dari yang ringan sampai paling berat. Kan jadinya kita sekalian memecahkan masalah film omnibus yang bisanya balapan antar sutradaranya," tambah Dana.

Selain lima sutradara tersebut, para aktor yang juga berperan di antaranya Prisa Nasution, Abimana Aryasatya, Revalina S. Temat dan Dion

'Isyarat' dijadwalkan tayang serentak di bioskop-bioskop Tanah Air pada 12 Desember 2013 mendatang. Penasaran bahwa indigo tak hanya soal hantu? Saksikan di 'Isyarat'



(hap/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads