"Waktu oil boom tahun 70-an, papa saya itu ikut. Rumah kami di Simprug dulu. Ayah pensiun muda, bisnis, bangkrut. Jadi dari yang punya rumah sampai tinggal di satu kamar milik om saya," ungkap Panji saat ditemui usai acara 'Angkat Raketmu' di Taman Langsat, Barito, Kebayoran Baru, Jaksel, Selasa (22/10/2013).
Nah, cerita dalam film memiliki sedikit kesamaan dari sisi perjuangan hidup. Ia akan memerankan karakter Aris, anak orang kaya yang manja, hingga akhirnya harus berjuang karena jatuh miskin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi si kakak beradik ini (jadi) miskin," ujar Panji.
Menyikapi perubahan drastis dalam hidup yang pernah dialaminya, Panji memiliki visi yang selalu ia tanamkan. "Suksesnya hidup, tidak ditentukan dari bagaimana kita memulai, tapi dari bagaimana kita menjalankan. Jadi kalau mau sukses, ya kerja keras dan tidak terima diri apa adanya," serunya memotivasi.
Film drama komedi tersebut diarahkan sutradara Australia, Sean Monteiro. Film 'Make Money' juga akan mengangkat dua sisi Jakarta yang mewah dan kumuh.
"Nah premis yang tepat ya cerita pertukaran yang kaya jadi miskin, yang miskin jadi kaya," tambahnya.
'Make Money' dijadwalkan rilis di bioskop pada 14 November mendatang.
(ich/mmu)











































