Tempat-tempat yang Menggugah Sisi Spiritual di Film '99 Cahaya di Langit Eropa'

Tempat-tempat yang Menggugah Sisi Spiritual di Film '99 Cahaya di Langit Eropa'

- detikHot
Selasa, 22 Okt 2013 13:22 WIB
Tempat-tempat yang Menggugah Sisi Spiritual di Film 99 Cahaya di Langit Eropa
Jakarta -

Bukit Kahlenberg, Wina

Kahlenberg adalah daerah bukit atau pegunungan di Wina yang masih menjadi bagian kecil dari gugusan Alpen yang mengitari 7 negara Eropa. Dari sini bisa melihat cantiknya pemandangan kota Wina.

Lokasi ini memiliki sejarah panjang saat Dinasti Ottoman dari Turki, dipukul mundur oleh tentara Jerman dan Polandia. Hanum melakukan perjalanan bersama sahabatnya yang keturunan Turki, Fatma (Raline Shah). Di tempat ini, mereka berdua mengenang kejayaan Islam di Wina, Austria.

Katedral Mezquita, Cordoba, Spanyol

Mezquita atau Masjid Cordoba ialah sebuah katedral di Spanyol yang dahulu merupakan sebuah masjid. Pada masa kekuasaan Islam di Spanyol, Cordoba adalah ibukota Spanyol di bawah pemerintahan dinasti Umayyah.

Mezquita ini menjadi salah satu lokasi tempat karakter Hanum (Acha Septriasa) menapaki jejak-jejak Islam di Eropa. Masjid Cordoba, pada 15 Desember 1994 ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu tempat peninggalan yang sangat bersejarah dan penting di dunia. Masjid itu pertama kali dibangun oleh Khalifah Muslim Abdurahman I pada tahun 787. Lihat saja bentuk ruangan tempat imam yang masih dipertahankan hingga kini.

Setelah Reconquista atau Penaklukkan Kembali Spanyol oleh kaum Kristen, gedung ini diubah fungsi menjadi sebuah gereja dengan katedral gotik yang dimasukkan ke tengah gedung berarsitektur Moor ini. Sekarang keseluruhan gedung dipakai sebagai gedung katedral diosese Cordoba di Spanyol.

Museum Hagia Sophia, Istanbul, Turki

Pengambilan gambar '99 Cahaya di Langit Eropa' di Turki dimulai dari bangunan kuno penuh sejarah Hagia Sophia hingga ke pinggir kota Istanbul yang eksotis. Hagia Sophia adalah gereja yang dibuah menjadi masjid yang dikenal dengan Aya Sofia saat Konstantinopel ditaklukkan Sultan Mehmed II pada 27 Mei 1453.

Pada 1937, Mustafa Kemal AtatΓΌrk mengubah status Hagia Sophia menjadi museum. Mulailah proyek "Pembongkaran Hagia Sophia". Beberapa bagian dinding dan langit-langit dikerok dari cat-cat kaligrafi hingga ditemukan kembali lukisan-lukisan sakral Kristen.

Sejak saat itu, Gereja Hagia Sophia dijadikan salah satu objek wisata terkenal oleh pemerintah Turki di Istambul. Nilai sejarahnya tertutupi gaya arsitektur Bizantium yang indah mempesona.

Peninggalan Seni Islam di Museum Louvre, Prancis

Dalam film, Hanum diceritakan menemukan keping-keping peninggalan Islam dalam benda-benda seni bersejarah di Museum Louvre, Prancis. Nah, peran Marion yang diperankan Dewi Sandra ini selain menjadi tour guide, juga memberikan pengetahuan baru kepada Hanum.

Hanum mengenal Marion atas rekomendasi seorang imam masjid di Wina, Austria, saat melakukan perjalanan menapaki sejarah Islam di negara sekuler tersebut. Penemuan-penemuannya menuntun pada pengetahuan baru akan sebuah tempat dan cerita sejarah yang tak dibayangkan Hanum sebelumnya.

Adzan di Menara Eiffel

Paris identik dengan Menara Eiffel. Di tempat itu pula, Hanum (Acha) menemukan kedamaian yang berbeda saat sang suami, Rangga (Abimana), melantunkan adzan dari ketinggian. Ini adalah adegan yang dikembangkan dari cerita versi novel.

Untuk melakukan adegan ini, tim produksi memblokir Menara Eiffel selama dua jam sebelum jam kunjungan turis dibuka.




Halaman 2 dari 6
(ich/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads