Pergolakan Antara Si Ateis dan Muslim yang Taat

99 Cahaya di Langit Eropa

Pergolakan Antara Si Ateis dan Muslim yang Taat

- detikHot
Jumat, 11 Okt 2013 15:25 WIB
Pergolakan Antara Si Ateis dan Muslim yang Taat
Khan (Prapto/Maxima Pictures)
Jakarta - Selain menampilkan perjalanan spiritual Hanum Rais (Acha Septriasa) di tanah Eropa, film '99 Cahaya di Langit Eropa' juga melibatkan karakter-karakter lain yang memiliki pandangan sendiri soal kepercayaan. Mereka adalah teman-teman Rangga (Abimana) di lingkungan kampus.

Sosok pria yang tak percaya dengan agama, akan dimainkan oleh Nino Fernandez sebagai Stefan. Sedangkan Alex Abbad, memerankan tokoh Khan, pemuda keturunan Pakistan yang sangat memegang ketat ajaran agamanya.

"Khan ini orang Pakistan yang sangat strict sampai disertasinya dia tentang halal dan haram, dan ini memang real," ujar sutradara Guntur Soeharjanto saat berbincang dengan detikHOT disela-sela lokasi syuting di Wina, Austria akhir September lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khan yang merupakan kalangan minoritas sebagai muslim di Wina, 'menuntut' haknya akan label halal dan haram sehingga ia bisa menjalankan perintah agamanya dengan tenang.

FOTO: Sudut Kota Wina di Film '99 Cahaya di Langit Eropa'

"Karena dia butuh pernyataan itu dari pemerintah, bahwa dia seorang muslim harus dijamin," tambah Guntur.

Sementara karakter Stefan, selalu berargumen dengan logika. Ketika suatu hal tidak masuk rasionalnya, akan terjadi benturan pandangan antara si Khan dan Stefan melalui Rangga.

"Stefan sering mempertanyakan kenapa makan babi dilarang, dan sebagainya. Stefan kan porsinya lumayan banyak, karena film butuh sesuatu yang detail, akhirnya kita kembangkan dari bukunya," jelas sutradara yang sebelumnya mengarahkan 'Tampan Tailor' itu.

Isu besar yang dibawa dalam film adalah ingin menampilkan bahwa Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin. Eksekutif Produser Yoen K menjelaskan, contoh menjadi agen muslim yang baik seperti digambarkan dalam film, misalnya, ada beberapa kali tokoh anak muslim yang di-bully, tetapi dia bukan membalas dengan melakukan hal sama.

Tetapi dia memberikan pelajaran dengan menunjukkan wajah Islam yang sebenarnya. Bukan Islam yang menebar kebencian atas nama agama, seperti yang lebih sering disorot dunia Barat.

"Ini juga bukan film tentang bagaimana seorang wanita mendapat hidayah untuk berhijab, itu kan sebuah proses ya," tambah Yoen.

Film ini juga dibuat dengan semangat toleransi yang besar. Meskipun bertema religi Islam, menurut Yoen film ini melibatkan orang-orang dari berbagai latar belakang yang berbeda.

FOTO: Raline Shah Berhijab di "99 Cahaya di Langit Eropa"


"Yang terlibat di film ini bukan cuma teman-teman dari Muslim. Katolik, Kristen, Budha, Hindu pun ada. Ini film dari awal sudah ditegaskan bahwa film ini bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk memberikan gambaran rahmatan lil alamin," terangnya.

'99 Cahaya di Langit Eropa' menampilkan Raline Shah, Acha Septriasa, Abimana, Nino Fernandezz, Alex Abbad, dan Marissa Nasution. Fatin Shidqia Lubis dan Dian Pelangi juga akan memeriahkan film produksi Maxima Pictures ini.

Proses syuting sudah dimulai sejak 9 September lalu di Wina, Austria. Dilanjutkan pengambilan gambar di Paris, Cordoba dan Istanbul.

(ich/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads