Seorang pemuda bersenjata ditahan pihak kepolisian Missouri, Amerika Serikat pada Minggu (18/11/2012). Pemuda bernama Blaec Lammers itu mengaku berencana melakukan penembakan saat pemutaran 'Breaking Dawn Part II' di bioskop lokal.
Untungnya, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah ibu dari Blaec melapor ke polisi dan mengungkapkan kemungkinan penyerangan. Ia mengatakan jika anaknya yang berumur 20 tahun tersebut telah membeli senjata serupa yang digunakan 'The Joker' saat tragedi berdarah di Aurora saat pemutaran 'The Dark Knight Rises'.
Saat diinterogasi polisi, Blaec mengatakan punya dua senjata api untuk berburu. Ia juga mengaku jika dirinya sudah memiliki tiket 'Breaking Dawn Part II' pada pemutaran di tanggal 18 November, dan berencana melakukan penembakan di dalam bioskop.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blaec juga mengaku kepada pihak berwenang jika dirinya pernah berencana melakukan penyerangan ke supermarket lokal Walmart. "Jika dia kehabisan amunisi, dia bisa memecahkan kaca di mana amunisi itu disimpan," tambah sang petugas menjelaskan pemikiran Blaec.
Ia juga mengaku ingin menusuk karyawan Walmart sampai mati beberapa tahun yang lalu. Blaec hampir melakukan aksinya dengan mengikuti karyawan tersebut di sekitar supermarket, tetapi gagal karena ada polisi.
Blaec sudah membeli senjata beserta 400 butir amunisi, dan telah pergi ke Aldrich untuk berlatih menembak karena dia sebelumnya tak tahu cara menggunakan senjata api.
Setelah pengakuannya itu, Blaec dikenakan tuduhan penyerangan tingkat pertama, membuat ancaman teroris dan tindakan kriminal bersenjata. Ia dijadwalkan menjalani sidang pada 21 November mendatang.
(ich/ich)
