'John Carter' Jeblok, Disney Rugi Rp 1,8 Triliun

'John Carter' Jeblok, Disney Rugi Rp 1,8 Triliun

Adhie Ichsan - detikHot
Rabu, 21 Mar 2012 17:06 WIB
John Carter Jeblok, Disney Rugi Rp 1,8 Triliun
Jakarta - Walt Disney Pictures mungkin akan belajar dari kesalahannya saat menggelontorkan uang US$ 350 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun untuk memproduksi film 'John Carter'. Mendapatkan hasil penjualan yang buruk sejak dirilis, Disney kemungkinan akan merugi US$ 200 juta atau sekitar Rp 1,8 triliun.

"Melihat pendapatan 'John Carter' (US$ 184 juta di seluruh dunia) kami memprediksi kerugian operasional sekitar US$ 200 juta selama kuartal kedua pemutaran film kita berakhir 31 Maret," tulis Disney dalam pernyataannya yang dilansir Aceshowbiz, Rabu (21/3/2012).

Melihat besarnya jumlah modal produksi yang tak kembali, presiden divisi box office dari Hollywood.com Paul Dergerabedian mengatakan, 'John Carter' akan menjadi film Hollywood yang mengalami kerugian paling besar sepanjang masa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cerita film ini hanya soal biaya produksinya yang besar," sindirnya.

Meskipun menderita kerugian besar dari film yang dibintangi Taylor Kitsch itu, Disney masih optimis untuk mengumpulkan laba dari film lainnya. "Untuk paruh kedua tahun ini, kami sangat gembira film yang akan segera dirilis, 'The Avengers' dan 'Brave' kami percaya punya potensi besar," tulis Disney lagi.

John Carter adalah film fiksi ilmiah tentang petualangan tokoh protagonis dari seri ke-11 novel 'Brosoom' karya Edgar Rice Burroughs (1912-43). Film ini menandai penampilan pertama karakter tersebut setelah seratus tahun.

Mantan kapten konfederasi di militer AS, John Carter (Taylor Kitsch) secara misterius diangkut ke Mars atau planet Barsoom. Di sana, ia menjadi bagian dari konflik antara berbagai bangsa dari planet tersebut, yang dipimpin oleh Tars Tarkas (Willem Dafoe) dan Princess Dejah Thoris (Lynn Collins).

Carter pun ikut ambil bagian untuk menyelamatkan Barsoom dan rakyatnya dari ancaman perang. Selain itu, ia juga mencari cara untuk mencegah kepunahan Barsoom akibat hilangnya atmosfer dan air.

Film ini merupakan debut live-action dari sutradara dan penulis Andrew Stanton. Andrew sebelumnya dikenal lewat karya-karya seperti 'Finding Nemo' (2003) dan 'WALL-E' (2008).

'John Carter' telah dirilis di bioskop AS sejak 9 Maret lalu.

(ich/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads