Ada Apa di Hari Terakhir Festival Film ASEAN 2011?

Ada Apa di Hari Terakhir Festival Film ASEAN 2011?

- detikHot
Kamis, 17 Nov 2011 10:59 WIB
Ada Apa di Hari Terakhir Festival Film ASEAN 2011?
Bali - Ajang ASEAN Festival Film (AFF) 2011 di Planet Hollywood Galleria, Kuta Bali, memasuki hari terakhir Kamis (17/11/2011). Yuk intip film-film pilihan dari negara ASEAN yang diputar hari ini.

'Memoir Seorang Datuk' (Brunei Darussalam)

Menceritakan kilas balik seorang datuk berumur 100 tahun. Mengenang Hari-hari Raya Lebarannya dari jaman sang datuk muda, hingga saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Film berdurasi 30 menit itu akan diputar pada pukul 13.00 WITA. Bagi Anda yang ingin menyaksikannya, cukup datang ke lokasi satu jam sebelum pemutaran film. Gratis!

'Kiles' (Kamboja)

Film arahan sutradara Reath Narith itu berkisah tentang seorang pria tua kaya bernama Kiles, beristri empat dengan jumlah pelayan tak terhitung. Suatu hari ia diramal melalui telapak tangannya akan mendapatkan istri kelima yang masih muda dan cantik.

Kiles pun memerintahkan semua pelayannya untuk mencari semua orang yang berhutang padanya, dan menyerahkan putri mereka.

Tatsumi (Singapura)

Film animasi panjang pertama karya Eric Khoo yang menceritakan biografi novelis grafis Jepang, Yoshihiro Tatsumi. Di angkat dari karya manga Tatsumi berjudul 'A Driffting Life'. Diproduksi di Singapura, dan pengerjaan animasinya di Indonesia.

Eternity (Thailand)

Sebuah segitiga hubungan gelap antara Yupadee, Sangmong dan pamannya. Yupadee adalah seorang wanita cantik istri dari orang kaya yang berpengaruh. Sedangkan Sangmong adalah pemuda yang dibesarkan pamannya, dan dipekerjakan oleh suami Yupadee.

Film karya sutradara M.L. Pundhevanop Dhewakul itu berhasil meraih penghargaan Best Picture dalam ajang Thailand National Film Association Award 2011.

Bunohan (Malaysia)

Film arahan sutradara Dain Said ini mengambil setting di hutan bakau terpencil di Malaysia. Tiga orang saudara kandung laki-laki pulang kampung ke rumah, masing-masing dengan jalur hidup dan jalur nasibnya.

Si bungsu, Adil adalah seorang kickboxer yang sedang kabur dari sebuahpertandingan ilegal. Ilham si sulung adalah pembunuh bayaran yang sedang mengejar buronan terbarunya.

Sementara si saudara tengah, Bakar merupakan oportunis yang membawa mereka semua menuju sebuah tragedi.

Film pilihan di Toronto International Film Festival itu akan diputar sebagai penutup AFF 2011.


(ich/ast)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads