"Pihak FPI berterimakasih SCTV membatalkan film tersebut," ucap Ketua Umum FPI, Habib Rizieq saat ditemui di kediamannya di kawasan Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (28/8/2011).
Menurut Rizieq, pihak SCTV bisa mengerti alasan FPI bereaksi keras atas rencana penayangan film tersebut. Mereka pun bersedia membatalkan jadwal tayang '?' pada 29 Agustus besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SCTV rencananya akan menayangkan 20 judul film pilihan selama libur Lebaran dari 29 Agustus hingga 10 September 2011. Film '?' dipilih sebagai pembuka di hari pertama.
Sementara itu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyayangkan aksi Front Pembela Islam (FPI)menggeruduk kantor SCTV untuk mendesak lembaga penyiaran itu membatalkan penayangan film '?'.
Seharusnya FPI menyampaikan aduan sesuai mekanisme yang ada. Wakil Ketua KPI Nina Muthmainnah menjelaskan, masyarakat bisa menyampaikan aduan setelah sebuah program tayang di televisi. KPI juga akan mengawasi apakah tayangan itu melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran atau tidak.
Film yang dirilis di bioskop pada 7 April 2011 itu menampilkan beberapa karakter, yaitu seorang perempuan yang pindah agama setelah cerai dari suaminya yang poligami (diperankan oleh Endhita). Ada karakter lain yaitu seorang istri yang solehah dan berjilbab, bekerja di sebuah restauran babi milik pasangan suami-istri Tionghoa (diperankan oleh Revalina S Temat).
(ich/ich)











































