Belajar dari Kasus Lama, Rizky Billar Ogah Damai Lagi ke Haters

Belajar dari Kasus Lama, Rizky Billar Ogah Damai Lagi ke Haters

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Minggu, 02 Agu 2026 07:07 WIB
Rizky Billar di Polda Metro Jaya, Rabu (25/2/2026).
Belajar dari Kasus Lama, Rizky Billar Tak Mau Kasih Damai ke Haters. (Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom)
Jakarta -

Rizky Billar mengaku belajar dari pengalaman menghadapi kasus fitnah yang pernah menimpanya. Jika sebelumnya memilih berdamai dengan pelaku, kali ini ia memastikan proses hukum terhadap enam akun media sosial yang diduga menyebarkan hoaks tentang dirinya akan terus berlanjut.

Billar mengatakan keputusan tersebut diambil agar memberikan efek jera kepada para pelaku penyebaran informasi yang belum tentu benar di media sosial.

"Karena ini bukan kali pertama. Ada juga dulu orang Aceh mengaku-ngaku sebagai karyawan saya, sudah sempat dipanggil juga, sudah sempat hampir menjadi tersangka saat itu ya. Cuma memang setelah delapan proses mediasi, saya kan nggak tegaan orangnya, akhirnya kita memutuskan untuk ya sudah dilepas saja. Tapi untuk kali ini, kayaknya sepertinya nggak. Kita sepakat untuk melanjutkan, karena dengan harapan bisa menimbulkan efek jera untuk orang-orang agar lebih hati-hati lagi, lebih bijak lagi dalam ber-social media," kata Rizky Billar kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aktor berusia 31 tahun itu mengungkapkan sikap tegasnya kali ini juga dipengaruhi oleh sang istri, Lesti Kejora. Menurut Billar, Lesti mengingatkannya agar tidak kembali menghentikan proses hukum setelah perjuangan panjang yang telah dilakukan.

"Yaitu saya ditegur sama istri saya. 'Kak, sudahlah, Kakak sudah' sudah jauh-jauh orangnya dari Aceh gitu (berbicara tentang kasus yang sebelumnya). Sudah jauh-jauh, jangan sampai ketika kita sudah capek tenaga, segala macam, mengorbankan banyak hal, begitu sudah ketangkap, Kakak akhirnya ngelepasin gitu. Harusnya sudah, kalau sekali ambil langkah tegas, sudah yakin, sudah jangan dilepas lagi. Toh juga kan ini kan supaya memberikan shock therapy atau efek jera juga, dan lebih ke pembelajaran juga. Bukan cuma buat orang-orang yang telah memberikan narasi hoaks, tapi juga buat saya pribadi dan buat orang-orang yang lain agar lebih aware (sadar) dan lebih bijaklah dalam ber-social media," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Billar juga mengungkapkan enam akun yang dilaporkannya berasal dari berbagai platform media sosial. Meski demikian, ia belum merinci identitas para pemilik akun tersebut karena masih dalam proses penyelidikan.

"Ada, dari berbagai macam platform," kata Billar.

Ia mengatakan telah memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan terkait laporan yang dibuatnya. Selanjutnya, proses penanganan perkara diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Ya, saya sudah melakukan sebagaimana secara normatif dan sudah memberikan keterangan berupa beberapa pertanyaan tadi yang diajukan oleh penyidik. Tinggal nanti selanjutnya kita akan serahkan ke pihak yang berwajib," kata Billar.



(fbr/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads