Menurut press release yang diterima oleh Rolling Stone Indonesia, kesepakatan akuisisi hak distribusi tersebut dicapai di acara Marche du Film, Festival Film Cannes 2011 di mana Nate Bolotin dan Sarah Gabriel mewakili Celluloid Nightmares sementara SPWA diwakili oleh Scott Shooman, wakil presiden untuk Divisi Produksi dan Akuisisi, serta Dan Primozic, wakil presiden untuk Divisi Business Affairs.
"Di tengah lautan film-film serius yang mendominasi pasar film Cannes, merupakan suatu hal yang menyegarkan ketika melihat seseorang ditinju di leher!," ujar Shooman seperti yang tercantum pada press release tersebut. Dan film Serbuan Maut pun akan mengikuti Film Market Cannes pada September tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Amerika Serikat, film ini juga telah terjual ke berbagai network dan akan didistribusikan ke wilayah-wilayah lainnya, seperti Kanada oleh Alliance, Inggris oleh Momentum, Australia oleh Madman, Prancis oleh SND, Jerman oleh Kosch, Jepang oleh Kadokawa, Cina oleh HGC, dan Turki oleh Calinors. Sementara negosiasi distribusi untuk wilayah lain, seperti Asia Timur secara menyeluruh, saat ini sedang dalam tahap finalisasi.
Film tersebut mengambil setting lokasi di jantung komunitas kumuh Jakarta, tepatnya di sebuah gedung markas persembunyian kalangan gangster paling berbahaya di dunia. Sebuah pasukan elit mendapatkan tugas untuk menyerbu markas kriminal tersebut guna meringkus kepala penjahat pengedar narkoba. Mengetahui bahwa mereka sedang diincar, para kriminal pun mematikan seluruh aliran listrik dan memblokir semua jalan keluar. Terperangkap di lantai 6 gedung tersebut, pasukan elit itu diharuskan berjuang mencari jalan keluar demi menyelesaikan misi mereka.
Serbuan Maut disutradarai dan ditulis oleh Evans sendiri serta dibintangi oleh Iko Uwais dan Yayan Ruhian, yang juga beradu akting pada film Merantau. XYZ Films berperan sebagai Sales Agent sekaligus Produser Eksekutif bersama Ario Sagantoro dari PT Merantau Films.
(ich/ich)











































