"Sebab itu acuan untuk film Indonesia dan kita harus banyak belajar. KitaΒ juga nggak bisa sama dengan mereka. Kita sudah ketinggalan ratusan tahun," ujar Anwar saat ditemui di Menara Da Vinci Penthouse, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (25/2/2011).
Anwar berpendapat kalau Hollywood melakukan boikot, mereka juga akan rugi. Aktor berusia 63 tahun itu menilai kalau Indonesia adalah pasar yang menjanjikan untuk industri film Hollywood.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
atas bakal tutup. Mereka nggak mungkin lihat film Indonesia. Yang nonton film Indonesia, menengah ke bawah," jelasnya.
Anwar meminta kepada masyarakat penikmat film agar tenang menghadapi polemik tersebut. Ia yakin kalau Hollywood akan tetap mendistribusikan film-filmnya ke Indonesia.
(ich/mmu)











































