"Kebudayaan Perancis akan melakukan pemutaran film homoseksual dan lesbian besok malam. Kita menolaknya," ujar Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Salim bin Umar Al-'Aththas, Selasa (28/9/2010).
Dalam aksinya mereka membawa poster bergambar ilustrasi sepasang laki-laki dan sepasang perempuan yang saling berpelukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setibanya di kantor pusat kebudayaan Prancis, mereka langsung menggelar aksi sambil membagikan selebaran bertuliskan "Ayo Ganyang Homoseks dan Lesbian".
Aksi mereka itu dijaga 50 anggota kepolisian dari Polres Jakarta Pusat dan Polsek Senen. Akibatnya lalu lintas dari arah Senen menuju Kampung Melayu tersendat. Arah sebaliknya lancar.
Sekitar 5 perwakilan masuk ke dalam kantor itu untuk menyampaikan surat protes atas penayangan film itu. Habib, sebelum masuk ke kantor itu menyatakan, pihaknya memberi surat teguran atas rencana pemutaran film homoseksual dan lesbian.
Pada pukul 11.20 WIB, massa FPI bergeser ke Goethe Institute di daerah Menteng. Mereka akan melanjutkan aksi di sana, kemudian mereka lanjut ke Erasmus Huis di Kuningan, dan Japan Foundation di kawasan Sudirman. Massa berkonvoi motor dan mobil. (nik/hkm)











































