FPI menyayangkan perbuatan Enno yang melanggar norma kesusilaan dengan tampil berbikini di film. Padahal menurut FPI, sebelumnya Enno tidak pernah berbikini dalam berakting di sinetron.
"Kami menyayangkan, bintang film yang tadinya sopan dan tutup aurat, sekarang jadi rusak dengan memakai bikini. Hal ini terjadi pada Enno Lerian di film 'Selimut Berdarah'," jelas Habib Salim Alatas, Ketua DPD FPI DKI Jakarta saat dihubungi detikhot via ponselnya, Selasa (21/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia itu sudah baik imejnya dan mantan penyanyi cilik. Jadi kenapa harus berbikini. Ini negara yang mayoritas beragama Islam, bukan negara iblis," tegas Salim.
Untuk itu Salim akan memantau soal dugaan film 'Selimut Berdarah' mengandung unsur pornografi. Namun untuk memantau, FPI mengaku tidak akan menonton film yang akan tayang pada 22 Juli 2010.
"Kita lihat dari pemberitaan di media massa, nggak harus menonton," jelas Salim.
(ebi/iy)











































