Film 'Bawa Cinta Itu Ada' besutan Sujiwo TejoΒ itu memang mengisahkan kehidupan mahasiswa Institut Tehnologi Bandung era 80an. Tak hanyal berbagai opini dan kenangan keluar dari mulut mereka dengan membandingkan realita mahasiswa ITB di era itu.
Sekitar 100 alumni ITB nonton bareng film yang dibintangi Ariyo Wahab itu di Plaza Ambarukmo setelah Rakernas Ikatan Alumni (IA) ITB di Hotel Inna Garuda, Yogyakarta Sabtu (6/3/2010). Mereka pun banyak bercanda saat film sedang diputar. "Siapa tuh yang nasibnya kayak Slamet?" celetuk seorang alumni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beneran lho, tahun 89 memang ada beberapa anak ITB di DO karena suka demo seperti tokoh Fuad," lanjut Azhar.
Menurut Azhar, novel dan film itu menceritakan soal imej anak ITB yang cerdas namun untuk urusan cinta kurang romantis. "Kalau malam minggu, asrama itu sepi. Bukan pada apel, tapi kabur. Takut ketahuan jomblo," pungkasnya seraya tertawa.
(fay/ebi)











































