Usmar Ismail Berjaya di Hari Film Nasional

Usmar Ismail Berjaya di Hari Film Nasional

- detikHot
Senin, 27 Apr 2009 12:30 WIB
Usmar Ismail Berjaya di Hari Film Nasional
Jakarta - Minggu (26/4/2009), Blitzmegaplex memberikan penghargaan kepada sineas yang merintis perfilman tanah air. Salah satu yang menerima penghargaan itu adalah sutradara tahun 50-an, Usmar Ismail.

Usmar Ismail, lahir pada 20 Maret 1920 adalah sineas pribumi dengan rumah produksi pribumi yang pertama kali merilis film layar lebar pada 1950. Film itu berjudul 'Darah dan Doa'. Berkat jasanya di industri perfilman nasional, nama Usmar Ismail diabadikan dalam Pusat Perfilman H. Usmar Ismail di Kuningan, Jakarta.

Selain 'Darah dan Doa', Usmar Ismail juga sukses merilis 'Lewat Djam Malam', Tamu Agung', 'Tiga Dara', 'Harta Karun' dan 'Anak Perawan Disarang Penjamun'. Total 23 judul film sudah digarapnya. Pria kelahiran Bukit Tinggi itu akhirnya meninggal pada 2 Januari 1971. Film terakhirnya adalah 'Ananda' yang dirilis pada 1970 silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sineas lain yang menerima 'Blitzmegaplex Award' adalah Djamaluddin Malik (Pelopor Produser Nasional) dan Asrul Sani (penulis naskah). 'Blitzmegaplex Award' merupakan rangkaian penutupan acara peringatan Hari Perfilman Nasional yang ke-59.

Usmar Ismail, Djamaluddin Malik dan Asrul Sani bukanlah nama yang asing dalam perfilman di Indonesia. Mereka adalah pelopor perfilman tanah air dan mengubah wajah perfilman di
Indonesia.

”Karena kepeloporan, semangat dan kecintaan mereka kepada film Indonesia. Kami memberikan penghargaan ini kepada pejuang-pejuang film tersebut,” ujar AM Hendropriyono pihak Blitzmegaplex.

(hkm/hkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads