"Iya kita mau traktir murid-murid satu kelas," ujar pria yang bersama sang istri menjadi dosen di Institut Musik Daya itu, saat berbincang dengan detikhot belum lama ini di Planet Hollywood 21, Jakarta.
Mantan penggebuk drum Dewa 19 itu memang tak bisa menutupi kebanggannya karena ikut terlibat dalam penggarapan film yang diangkat dari novel Andrea Hirata tersebut. "Ayah saya kan seorang sutradara jadi saya ikut senang bisa berkontribusi, walaupun saya sendiri bukan sutradara," urainya.
Menurut Aksan, film 'Laskar Pelangi' menjadi layar lebar yang wajib ditonton. Dalam film tersebut digambarkan betapa pendidikan itu sangat penting dan bagaimana setiap orang diajarkan untuk lebih berusaha dalam mengejar cita-citanya.
"Laskar Pelangi menambah genre film di Indonesia, di antara cinta dan seks yang sedang ngetrend," pujinya. (eny/eny)











































