detikHot

Main Stage

Ada 7 Dosa Paling Besar Mini Album Baru Ardhito Pramono

Jumat, 27 Mar 2020 12:14 WIB Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Ardhito Pramono saat berkunjung ke kantor detikcom. Ardhito Pramono Foto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta -

Ardhito Pramono baru-baru ini meluncurkan mini album berisikan lima lagu yang bertajuk 'Craziest Thing Happened in My Backyard'.

Menurutnya, lagu-lagu yang terdapat dalam mini album tersebut terinspirasi dari tujuh dosa paling besar atau seven deadly sins.

"Ada greedy, ada anger, ada disappointment-nya. Jadi sebenarnya di album ini, gue ingin bikin yang denger tuh, ayo jangan pergi ke kegelapan, follow me into the light," ujarnya.

Dia mengatakan, keinginannya untuk mebahas dosa adalah sebagai pengingat para penggemarnya bahwa mereka harus menemukan titik cukup untuk bisa menjadi seimbang.

"Karena you have to know what is enough for you, kalau lo nggak tahu cukupnya, sampai kapan?" ungkap Ardhito.


Selain itu, Ardhito juga terinspirasi dari film-film garapan Ari Aster yang merupakan sutradara dari 'Midsommar' dan 'Hereditary'.

"Itu dark (film-film Ari Aster) tapi punya nilai motivasi yang gila juga," ucap Ardhito.

Sepanjang proses penggarapannya, Ardhito bercerita bahwa dirinya banyak mengalami hal-hal tidak terduga.

[Gambas:Video 20detik]




Selain dirinya menjalani syuting video klip di saat tengah diare, dirinya juga tidak sempat menjalani sesi rekaman dengan jadwal tertentu.

"Gue nggak pernah punya waktu buat recording, jadi recording-nya itu mobile. Jadi gue workshop pakai piano, terus gue take vocal, tanpa gue harus tahu drumnya dan lain-lain," ceritanya.

"Gue waktu itu lagu on tour, untuk kaya drumnya kita mobile, pakai saxophone dari luar yang gue nggak tahu, tapi akhirnya jadi," kisahnya lagi.


(srs/dar)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com