DetikHot

main-stage

'Take It or Leave It' 'Pengembaraan' Petra Sihombing Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 04 Jul 2018 15:10 WIB  ·   Dyah Paramita Saraswati - detikHOT
Take It or Leave It Pengembaraan Petra Sihombing Keluar dari Zona Nyaman Petra Sihombing. Foto: Asep Syaifullah
Jakarta - Bagi Petra Sihombing, ada yang spesial dari single barunya yang berjudul 'Take It or Leave It'. Lagu tersebut lebih dari sekadar single baru, melainkan pembuktiannya ia dapat keluar dari zona nyamannya sebagai seorang musisi.

Petra mengaku, dalam pembuatannya, ia mencoba kembali mengumpulkan memori sekaligus mempertanyakan alasan apa yang membuatnya jatuh hati pada musik.

Rupanya penyanyi kelahiran 10 April 1992 itu sangat menikmati eksplorasi di dari proses penggarapan lagu. Hal itu yang kemudian membuatnya 'mengembara' keluar dari zona nyaman.

"Kalau lagunya sebenernya tentang mengambil kesempatan dan keluar dari zona nyaman sih. Secara musiknya juga, musically memang agak beda dari apa yang pernah gue bikin sebelumnya gitu. Agak coba untuk keluar dari zona nyaman sih, gue pengen mencoba hal baru, pengen mencoba formula baru," ungkapnya kepada detikHOT, baru-baru ini.


"Intinya balik lagi ke awal kenapa gue suka bermusik gitu, gue pengen bereksperimen, single ini dan album yang nanti akan rilis memang agak-agak gitu, gue mencoba untuk balik lagi terus pengen tahu lagi kenapa sih gue jatuh cinta sama musik in the first place, di awal karier gue gitu, kenapa gue pengen bikin musik. Balik lagi ke pertanyaan itu sebenernya. Akhirnya gue menemukan jawabannya adalah salah satunya lagu ini gitu bereksperimen lagi," sambungnya.

Ia pun menuturkan, ada titik dimana dirinya benar-benar merasa jengah atas aturan-aturan tidak tertulis yang menghambat dirinya untuk berkarya. "Kalau ada di industrinya, lo akan ngerti, oh harus gini ya, this is how you play the game,"kisahnya.

Menurut Petra, aturan tersebut seharusnya bisa dibongkar dan semua orang bisa berkarya sesuai dari apa yang ia inginkan. "Menurut gue seharusnya bisa nggak usah pake aturan itu, ya lo bikin aja aturan sendiri. Lo bisa jadi diri lo tanpa lo harus ngikutin aturan apa pun gitu," terangnya.

'Take It or Leave It' 'Pengembaraan' Petra Sihombing Keluar dari Zona NyamanPetra Sihombing. Foto: Asep Syaifullah


Sebab, baginya, seorang musisi haruslah jujur dalam berkarya. Keinginannya untuk jujur tersebut turut mendorongnya untuk keluar dari zona nyaman.

Tak hanya itu, kakak dari Ben Sihombing tersebut juga merasa dirinya sudah saatnya bertransformasi. Mulai mengeluarkan album sejak usia belia, ia melihat, dirinya sudah tak lagi pantas membawakan lagu-lagunya terdahulu.

"Gue pertama rilis di 2009, memainkan musik yang pada saat itu, gue merasa, sekarang gue nyanyiin lagu gue yang lama kok udah nggak pantes kayanya," ceritanya.

'Take It or Leave It' 'Pengembaraan' Petra Sihombing Keluar dari Zona NyamanPetra Sihombing. Foto: Asep Syaifullah


"Ada satu yang memang pada saat umur 17 tahun, gue ngomongin hal itu dan relate sama orang. Cuma sekarang, di usia ini, gue mau ngomongin hal baru yang relate aja gitu sama gue yang sekarang," tambahnya.

Dalam lagu 'Take It or Leave It', Petra Sihombing turut berkolaborasi dengan kelompok musik jazz asal Inggris, Incognito.

Lagu tersebut merupakan single kedua untuk albumnya nanti. Sebelumnya, Petra Sihombing telah merilis 'Nirmala' pada 2017.


(srs/dar)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed