Berawal dari rajin meng-upload lagu-lagu di Soundcloud, Ariel Nayaka kini menjadi salah satu musisi hip hop yang tak hanya dikenal di Tanah Air, namun juga beberapa negara tetangga. Bersama dengan Emir Hermono, lagu '3 AM in Jakarta' telah membawa namanya merajai tangga lagu di Malaysia.
Ketika ditanya mengenai proses kreatif yang ia lalui ketika membuat sebuah lagu, dirinya mengaku bahwa lagu-lagu yang ia hasilkan justru kebanyakan berasal dari sebuah proses yang ia sebuat sebagai "studio magic".
"'Studio magic' tuh kayak, begitu di dalem studio, nulis-nulis aja dan jadi aja gitu," jelasnya saat berbincang dengan detikHOT.
Ia pun menerangkan lebih jauh secara panjang lebar, "Kalau proses kreatif gue, karena gue ada studio di rumah, begitu ada ide, gue pasti ngutak-ngatik, tapi belum tentu I finish something. Mungkin cuma ide doang, mungkin cuma sebagian doang. Tapi, anak-anak suka nongkrong di studio, mungkin niatnya mau nonkrong doang, tapi kadang-kadang bisa jadi musik. So it really depends."
Foto: Hanif Hawari |
Namun tak hanya berasal dari proses yang ia sebut "studio magic", Nayaka pun menulis hal-hal yang terjadi di kehidupannya sehari-hari. "Gue soalnya gue suka nulis, nulis random aja gitu, bukan buku, bukan puisi. Dari situ gue compile, gue bikin lagu," tuturnya.
Rapper yang telah menelurkan album berjudul '#CurriculumVitae' ini pun menceritakan tentang cerita di balik lagu '3 AM in Jakarta'. Ia mengatakan, meskipun arasemen lagu tersebut dibuat oleh Emir Hermono, tapi liriknya berangkat dari pengalaman pribadinya ketika dirinya ditinggalkan oleh sang kekasih pergi ke Kanada.
"It was supposed to be something personal. Itu bener-bener, ya itu yang gue alamin, gue rasain, detailnya gue ceritain," ungkap Nayaka.
(srs/mmu)












































Foto: Hanif Hawari