Rasa pesimis tersebut muncul bukan karena materi 'C.I.N.T.A' jelek. Tapi lebih karena lagu bernuansa Melayu itu disebut bukan 'makanan' Yuka.
Tapi pada akhirnya rasa pesimis itu menghilang melihat 'C.I.N.T.A' versi Yuka bisa diterima dengan baik. Bahkan, bisa dibilang melambungkan nama Yuka tanpa embel-embel Indonesian Idol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam proses penggarapannya, Yuka mencoba untuk tidak mengubah signature dari 'C.I.N.T.A'. Tapi tetap mencoba untuk menyelipkan nuansa-nuansa yang dibuat sendiri olehnya.
"Ya lumayan sulit karena nggak mau dibuat beda banget takut nggak kenal. Saya akalin notasi-notasinya hampir plek-plekan sama tapi chord yang aku bedain. Takutnya kalau diubah banyak takut nggak tahu lagunya," ungkapnya.
Penyanyi keturunan Jepang itu mengaku memang benar-benar menekan ego-nya dalam menggarap aransemen 'C.I.N.T.A'. Tapi pada akhirnya, ia sukses menghadirkan 'C.I.N.T.A' dengan sentuhan jazz dan bossa nova tapi tetap terdengar easy listening.
"Aku agak menekan ego ya tapi untuk untungnya bisa berjalan dengan baik dan tersalurkan di 'C.I.N.T.A'," lanjutnya. Β
Selanjutnya, Yuka sudah menyiapkan 'jalur' untuk karier bermusiknya. Seperti apa visi Yuka untuk musiknya? Simak terus Main Stage detikHOT hari ini! (fk/doc)











































