Hingga akhirnya, dapat sisi galau dari sudut pandang yang berbeda. Hal tersebut tersebut akhirnya muncul dari lagu 'Terlatih Patah Hati' dan lagu terbarunya 'Gagal Bersembunyi'.
Sebuah semangat baru yang coba disampaikan oleh grup band asal Yogyakarta tersebut. Semangat untuk bisa menertawakan sebuah kegetiran sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua lagu dibikin di periode yang sama di bulan yang sama. Dengan semangat yang sama di rentang waktu berdekatan. Ya soul sama dan semanagat, semangat menertawakan kegetiran sendiri," ucap sang vokalis, Indra saat berbincang dengan detikHOT belum lama ini.
"Ya ngetawain diri sendiri itu butuh kebenaran, kalau dirilis belakangan kalau galau ya galau meratap. Tapi nggak ada yang ironi banget, lagu ngenes tapi senang-senang. Akhirnya bikin orang nyengir karena nggak menghakimi," sambungnya.
Baca juga: Penjelasan Singkat Promotor Soal Batalnya Konser Lenny Kravitz
Penulisan lirik dari lagu-lagu The Rain lewat tema tersebut memang sedikit berbeda. Tak ada lirik ratapan mengenaskan tapi justru menampilkan pemilihan kata-kata jenaka yang membuat lagu terdengar tak mengenaskan.
"Ya kayak nambah ilmu nulis lirik. Ada fase yang nulis galau yang menyuram. Tapi sekarang ya ada unsur jenakanya, ya tetap sedih karena itu yang paling dituangkan adalah kesedihan," jelasnya.
The Rain sepertinya memang sangat mendapatkan dampak besar dari hits 'Terlatih Patah Hati'. Selain soal lagu galau versi lain, ada juga pembuktian dari lagu tersebut.
Seperti apa pembuktian tersebut? Simak terus beritanya di Main Stage detikHOT hari ini!
(fk/mmu)











































