Irma Darmawangsa blak-blakan soal kesulitan yang harus dilewati usai menjalani operasi plastik di Korea Selatan. Demi tampil paripurna, Irma melakukan rhinoplasty dan facelift sekaligus.
"Ini masih baru banget, jahitan masih basah, belum dibuka. Ngomong susah, ketawa susah, muka ketarik banget," ujar Irma sambil menunjukkan bekas jahitan yang membentang dari depan hingga ke belakang kepala di Studio Brownis TransTV, Kapten P Tendean,Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).
Tak hanya soal wajah yang bengkak dan kencang, Irma juga harus menahan lelah dan sakit pascaoperasi. Usai dibius total, ia dipaksa tetap terjaga selama 6 jam, tak boleh tidur, makan, maupun minum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tenggorokan kering banget, pusing, keliyengan, tapi harus melek. Ngilu, bukan lagi," tuturnya.
Sang kekasih, Irfan Sebastian, mengaku tak kuasa melihat kondisi Irma Darmawangsa yang menahan sakit. Ia bahkan hampir menangis ketika Irma tak bisa berbicara dan hanya mengeluarkan suara lirih karena efek bius dan perban di wajahnya.
"Beauty is pain," kata Irma pasrah.
Operasi yang menelan biaya hingga Rp 300 juta itu disebut Irma sebagai bentuk penebusan atas kesalahan masa lalu. Ia sempat menjadi korban suntik silikon cair.
Kini, meski masih dalam masa pemulihan dan jahitan belum dilepas, Irma berharap semua rasa sakit itu terbayar saat hasil akhirnya sudah terlihat.
"Ini masih recovery banget. Baru 6 hari, mudah-mudahan nanti hasilnya sesuai ekspektasi," pungkasnya.
(pus/wes)











































