Pelantun 'Aku Bertahan' menuturkan, ini kali pertamanya bisa rekaman di luar negeri. Itulah yang menyebabkan Rio sempat merasakan kekhawatiran.
Β
"Ini rekaman pertama di luar negeri. Jujur lompatnya jauh tuh, awalnya gue khawatirnya masalah komunikasi bermusik," ucap Rio yang nampak mengebu-gebu bercerita perihal pengalamannya tersebut kepada detikHOT belum lama ini.
"Mereka nggak tahu siapa gue dan musik gue sebelumnya, kayak gitu yang khawatirin. Tapi mereka open banget, dari awal bikin lagu bikin lagu bagaimana. Akhirnya kita berkolaborasi dengan tiga arranger disana," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, atmosfer yang lahir saat menggarap album di Swedia pun terasa berbeda dengan studio Indonesia. Meskipun, alat-alat yang digunakan di studio tak jauh berbeda.
"Perbedaan dasar itu sistem kerja, gue bisa ngerjain delapan lagu dalam waktu dua minggu dan hasilnya bagus," tuturnya yakin.
"Jadinya cepat banget dapat mood-nya dapat banget. Suasana kerja juga enak, negaranya enaknya. Atmosfer berbeda dan referesh dan dapat banget," tegasnya.
Setelah bicara soal dua negara, Rio berkisah bagaimana proses album yang disebutnya bukan lama karena proses rekaman. Lalu karena apa? Simak terus Main Stage detikHOT untuk temukan jawabannya.
(fk/ron)











































