"Aku mendengarkan beberapa musisi Indonesia, dan aku jatuh cinta dengan Momo dari Geisha," ungkapnya saat berbincang santai dengan detikHOT.
"Aku suka suara dia yang khas, aku suka melodinya. Aku suka romantisme dari suara Momo," tambahnya.
Cukup mengejutkan memang, apalagi mengingat dari 500 album musik yang dihasilkannya berasal dari musisi-musisi rock dari berbagai belahan dunia. Tapi, ternyata Steve Lillywhite memang bukan orang yang menyukai musik-musik dengan distrosi berat, termasuk metal.
"Aku tidak menyukai musik berat. Jujur saja, aku tidak menyukai Metallica. Mereka tidak punya unsur romantis. Termasuk beberapa musik punk rock yang terlalu keras," tutur produser peraih lima piala Grammy Awards itu.
"Oh aku juga tidak menyukai musik rap. Karena tidak ada melodi di sana. Kecuali lagu 'New York' yang dinyanyikan Jay z dan Alicia Keys, itu pun hanya di bagian reffrain," jelasnya lagi sembari tertawa.
Lantas, apa sebetulnya yang membawa Steve Lillywhite pergi sangat jauh dari rumahnya di Inggris? Apa yang dilakukan produser 59 tahun itu di Indonesia? Tunggu jawaban Steve Lillywhite sebentar lagi. Simak terus detikHOT!
(hap/mmu)











































