detikHot

Main Stage

Jatuh Bangun dan Titik Balik Astrid

Rabu, 27 Nov 2013 10:38 WIB - detikHot
Astrid (Dhiky/detikHOT) Astrid (Dhiky/detikHOT)
Jakarta - Penyanyi Astrid Sartiasari atau bisa dikenal dengan nama panggung Astrid, tak bisa dipandang sebelah mata di antara jajaran solois wanita Indonesia lainnya. Suaranya yang khas, serta parasnya yang cantik membuat Astrid menempati hati pencinta musik Tanah Air.

Tapi, sebetulnya bagaimana perjalanan karier Astrid sejak memulainya pada 2003 silam? Pasang surut, itulah yang kemudian diceritakan perempuan kelahiran 31 tahun silam itu saat mampir ke kantor detikHOT belum lama ini.

Bagi Astrid, dalam karier bermusik, dirinya memang tidak terlalu memaksakan kehendak. Ia berprinsip, lebih baik melakukan yang terbaik saat ini daripada harus memaksakan sesutu yang belum jelas.

"Emang nggak ngoyo. Aku mengusahakan apa yang terbaik untuk sekarang. Gimana caranya bisa maksimal, sama kaya pada saat show," tutur Astrid yang ternyata terlihat jauh lebih muda daripada di televisi.

Terlihat jelas memang, sepanjang 10 tahun perjalanan musiknya, Astrid memang tak pernah benar-benar hilang, meskipun tidak bisa dikatakan berada di atas angin. "Sebenarnya aku sempet naik-turun sih. Bahkan aku sempet desperate dan berpikir untuk nggak nyanyi lagi," kenangnya sembari terus tersenyum.

Namun saat pertama kali merilis single soundtrack pada 2003, 'Ratu Cahaya', Astrid mempersembahkan sesuatu yang baru kepada penikmat musik Tanah Air. Tak pelak dirinya berhasil menempati hati para penggemarnya.

"Sebetulnya aku kaget sendiri. Pas mulai tahun 2003 itu, ternyata single 'Ratu Cahaya' meledak baget. Aku kaya nggak siap dengan popularitas. Bahkan aku bertanya, emang sekeren itu," kenangnya sembari terus tersenyum.

Memasuki tahun 2005, ia pun merilis album bertajuk namanya sendiri. Namun, respons publik musik ternyata tidak terlalu baik. Pada 2006 barulah angin segar berembus kepadanya lewat album repackage bertajuk 'Jadikan Aku yang Kedua'. Penjualan yang meledak ditambah industri yang subur, membuat namanya berada dalam jajaran solois-solois ternama lainnya.

Namun sayang, perempuan asal Surabaya ini masih harus memasuki masa-masa tenggelam di antara 2006-2010, sampai kemudian ia mempertahankan eksistensi melalui sebuah album bertajuk 'Lihat Aku Sekarang' yang kembali mendorong Astrid ke permukaan. Bisa dikatakan, inilah titik baliknya setelah berjuang selama tujuh tahun hingga akhirnya merilis album ketiganya bertajuk 'Terpukau' di tahun 2013 ini.

"Aku sendiri kadang ngerasa, bahwa karier aku itu baru terbentuk tahun 2010," tutupnya sambil tertawa.

Masih banyak cerita-cerita seru di balik suara khas penyanyi bernama Astrid ini. Mulai dari hadirnya anak pertama ke dalam hidupnya, strateginya berjualan saat industri musik melemah, identitas Bjork sampai impian Astrid di masa depan. Ikuti terus di detikHOT.




(hap/mmu)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com