Sentuhan Emas David Guetta di Album 'One Love' yang Berbuah Manis

Main Stage

Sentuhan Emas David Guetta di Album 'One Love' yang Berbuah Manis

- detikHot
Rabu, 17 Okt 2012 12:16 WIB
Sentuhan Emas David Guetta di Album One Love yang Berbuah Manis
David Guetta (Getty Images)
Jakarta - DJ asal Prancis, David Guetta mungkin bisa sedikit disandingkan dengan Raja Midas. Apa yang disentuhnya berubah menjadi emas. Lewat tangan kreatif dan ide jeniusnya, Guetta berhasil mencetak lagu-lagu yang populer di dunia musik house dan elektropop.

Album keempat David Guetta'One Love' yang dirilis pada Agustus 2009 menjadi titik awal kesuksesannya di pasar musik internasional. Single pertama 'When Loves Takes Over' yang dilantunkan bersama Kelly Rowland berhasil menempati peringkat satu UK Singles Chart, dan menjadi jawara di beberapa negara lainnya.

Lagu 'Sexy Bit*h" hasil kolaborasi bersama Akon juga berhasil menjadi nomor satu di Inggris. Guetta juga menambah daftar musisi terkenal lainnya yang diajak berkolaborasi seperti LMFAO, Fergie Estelle, dan Kid Cudi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Formula tersebut berhasil mendongkrak popularitas DJ berusia 44 tahun itu. Album 'One Love' berhasil terjual 3 juta kopi di seluruh dunia.

Album tersebut juga dinominasikan dalam kategori Best Electronic/Dance Album di Grammy Awards ke-52. Belum lagi lagu 'When Loves Takes Over' yang dilantunkan bersama Kelly Rowland masuk nominasi Best Dance Recording dan Best Remixed Recording.

Setelah itu, pintu kesuksesan semakin terbuka lebar bagi Guetta. Ia banyak mencetak lagu-lagu yang menjadi hit seperti "Without You" bersama Usher, serta memproduseri lagu 'I Gotta Feeling' Black Eyed Peas.

Album kelima Guetta 'Nothing But the Beat' yang dirilis pada 30 Agustus 2011 memiliki dua versi. Satu keping CD berisi vokalm serta lainnya berisi elektronik.

DJ asal Prancis itu juga memasukkan unsur rock dalam musik dance produksinya. Guetta mengaku terinspirasi dari Coldplay dan Kings of Leon.

Guetta saat ini dinilai sebagai DJ terbaik dunia di usianya yang hampir setengah abad. Namun, ia sadar jika dirinya tak akan selalu berada di posisi teratas.

"Kita semua tahu bahwa itu bagian dari proses, kamu tidak akan bisa berada di puncak selamanya. Tentu saja saat ini gampang bagiku berkata demikian, aku tak tahu bagaimana untuk bereaksi (atas kesuksesan)," ucapnya kepada THe Strait Times.

Meskipun semua sorotan sedang ditujukan kepada dirinya, Guetta enggan besar kepala. Ia mengaku masih senang bermain di klub kecil dengan sekelompok partygoers.



(ich/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads