Bukti Cinta ARMY kepada BTS Lewat Pameran Seni Rumah

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Selasa, 16 Nov 2021 18:01 WIB
Jakarta -

BTS baru saja merayakan debutnya yang ke-8. Sekelompok ARMY dari Indonesia menggelar sebuah pameran seni yang diberi judul Rumah.

Pameran tersebut terlaksana dengan kerjasama dari Art Exhibition for BTS dan Senyum Army. Para pengunjung bisa melihat karya-karya seni seperti lukisan, mini figure, hingga ruangan-ruangan yang didesain persis seperti yang dipakai BTS untuk konsep album BE.

Itulah kenapa pameran ini diberi nama Rumah. Selain menghadirkan ruangan-ruangan yang bisa ditemukan di dalam sebuah rumah, pameran ini juga dibuat untuk menjadi rumah berkumpulnya para ARMY Indonesia.

BTSBTS Foto: (dok. Delia/detikcom)

"Jadi beberapa waktu lalu BTS mengeluarkan album BE, nah di album BE itu ada ruangan setiap member BTS berbeda-beda. Untuk ada yang ingin foto di sini itu ada rulesnya," ungkap Angelia, perwakilan ARMY Indonesia ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Utara pada Senin (15/11).

"Kalau ingin berfoto tidak boleh melepas masker. Foto untuk ruangan harus satu orang, jadi nggak boleh untuk foto dua orang atau tiga orang. Maksimal 1 orang dan kakinya nggak boleh naik ke sofa," jelasnya.

Untuk lukisan-lukisan yang dipamerkan dilukis sendiri oleh ARMY. Lukisan-lukisan tersebut dijual, dan hasilnya 10-15 persen akan disumbangkan ke UNICEF.

BTSBTS Foto: (dok. Delia/detikcom)

"Jadi lukisan-lukisan ini yang menggambarnya adalah Zeta. Zeta itu ARMY dari Surabaya. Zeta ikut proyek kami karena dia pertama kali tuh mengenal art exhibition tahun 2018," lanjut Angelia.

"Dia tertarik bergabung collab bersama Art Exhibition for BTS. Kita lihat lukisannya, ternyata dia mau melukis ikut berpartisipasi dalam proyek ini. Jadi kita mengajak Zeta untuk mengisi lukisan art exhibition yang bertema Rumah kali ini," tambahnya.

Pameran seni Rumah dibuka sejak 6 November 2021 hingga 12 Desember 2021. Pameran ini digelar di Function Hall, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Pameran digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Para pengunjung nantinya dibagi dalam tiga grup berbeda yang terdiri dari 17 orang, dan masing-masing grup diberi waktu 40 menit untuk melihat pameran tersebut.

Tiket dijual dengan harga Rp 100 ribu dan bisa didapatkan secara OTS (on the spot) dan melalui aplikasi Go-Tix.

(dal/wes)